Wednesday, 26 September 2018

Sasaran Rumah Mewah

Perampok “Tali Sepatu” Mati Dibedil Polisi

Jumat, 23 Agustus 2013 — 17:50 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SEMANGGI (Pos Kota) – Tiga anggota komplotan perampok ‘tali sepatu’ dibekuk aparat Polda Metro Jaya di kawasan Tanjung Priok, Jakut, Kamis (22/8) malam. Polisi terpaksa mengirim otak komplotan ke alam baka dengan timah panas lantaran melawan saat disergap.

Leo Sianturi, 38, pemimpin kelompok yang juga residivis ini meregang nyawa setelah sebutir peluru senjata polisi bersarang di tubuh pria asal Bandar Lampung tersebut. Melihat pimpinannya ambruk, dua pelaku lain, Lucky, 28, dan Tomy Bayu, 34, langsung angkat tangan , menyerah kepada polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan ketiganya disergap di Kelurahan Warakas , Tanjung Priok. “Pelaku membawa senjata api dan melakukan perlawanan. Sehingga kami berikan tindakan tegas,” kata Rikwanto.

Ditambahkan Rikwanto Leo merupakan otak komplotan yang tahun ini baru keluar dari penjara atas kasus serupa. “Dia juga menjadi DPO Polres Jakarta Barat, Resmob Polda Metro Jaya, dan Polres Kab Bogor. Sedikitnya Leo dan kawanannya ini sudah 6 kali beraksi di Jakarta dan Bogor,” .

Modus yang dilancarkan Leo cs saat beraksi adalah mengincar rumah mewah sebagai sasarannya. Setiap kali usai beraksi , kawanan ini selalu meninggalkan korbannya dengan mengikat menggunakan tali sepatu. Aksi terakhir pelaku dilakukan di rumah mewah di Perumahan Ancol, Jalan Pangandaran, Ancol Jakarta Utara pada Minggu (14/7) lalu. Berbekal senjata api mereka bergerak masuk dan langsung melumpuhkan seluruh penghuni rumah.

Di dalam rumah, pelaku langsung menodongkan senjata api ke korbannnya. “Pelaku juga mengancam para korban dengan golok. Setelah itu korban diikat dengan menggunakan tali sepatu,” kata Rikwanto. Dari tempat itu mereka menggasak harta benda senilai Rp1 miliar. Bahkan, kata Rikwanto, pada saat kabur, pelaku menembakan senjata apinya 2 kali ke arah satpam komplek. “Namun tidak kena,” kata Rikwanto.

Polisi kini masih memburu dua pelaku lain yang terlibat perampokan dengan kelompok Leo cs. Dari pengungkapan kasus itu pihaknya menyita 1 pucuk senpi jenis revolver yang sangat mirip dengan produksi pabrikan. “Diduga kuat senjata ini milik anggota Brimob yangg hilang di Bogor beberapa waktu lalu,” kata Rikwanto. (Yahya)