Senin, 26 Agustus 2013 00:24:25 WIB

Konser Metallica Sukses, Semua Lagu Kesukaan Jokowi Dimainkan

Jokowi nonton konser-n

SENAYAN (Pos Kota) –  Meski sempat dibayang-bayangi bakal ada kericuhan, akhirnya grup rock Metallica memulai konsernya sekitar pukul 20.25 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/8).

konser metallica-toga-330

Kehadiran Metallica mengobati kerinduan penggemarnya di Jakarta (toga)

Grup rock asal Amerika yang ‘dimotori’ Cars Ulrich membuka penampilannya lewat tembang ‘Hit The Lights’ yang langsung disambut gemuruh ribuan penggemarnya.

Penonton bertambah semangat manakala sang vokalis grup band rock yang berdiri sejak tahun 1981 itu,  James Hetfield, melantunkan lagu hit lain bertajuk ‘Master of Puppets’ dan ‘Fuel’.

“Malam ini kalian penuh energi. Nggak percara sudah 20 tahun. Kalian sudah menunggu lama dan kami sekarang berada di sini. Apa kalian bersama kami,” teriak sang vokalis menyapa penggemar salah satu grup musik cadas paling berpengaruh di dunia itu.

konser metallica-toga1-475

Meski tak lagi muda lagi, penampilan para personel Metallica sangat enerjik di atas panggung. – Toga

Demi memuaskan para penggemarnya, Metallica yang pernah bertandang show ke Indonesia di tahun 1993 silam di Stadion Lebak Bulus itu, tak ingin mengulur waktu langsung melanjutkan konser dengan ‘Ride The Lighting. Kendati saat ini usia mereka tak muda lagi, tapi masih tampil ‘garang’ lewat musik yang disuguhkan.

Sebelumnya, dalam jumpa pers sebelum konser, Lars menegaskan kalau semua personil Metallica sudah ‘terjun’ nge-band sejak usia 17 tahun. Tak salah jika disebut kalau mereka telah menjadikan musik merupakan bagian dari kehidupanny sehari-hari.

konser metallica-toga2-475

Ekspresi para penonton Metallica di Stadion Gelora Bung Karno. foto: Toga

“Saya sangat berterima kasih pada orang-orang yang masih peduli. dengan kami walau sudah 20 tahun. Saya tidak bisa membayangkan hal lain,” papar Lars.

Metallica yang didirikan di kota Los Angeles, Amerika Serikat di tahun 1981, tercatat bukan hanya sebagai salah satu dari 10 grup band rock paling berpengaruh di dunia.

Sejumlah hitnya seperti ’Enter Sandman’ ,The Un for Given’,Sad But Turne’ dan ‘Master of Puppets’, begitu digemari jutaan penggemar musik cadas dari seluruh belaan dunia.

Di Stadion Gelora Bung Karno, James Hetfield Cs sukses membawakan 18 lagu selama dua jam lebih penampilan di atas panggung. Para penonton pun larut dalam koor mengikuti berbagai lagu yang dibawakan malam itu.

Meski tak lagi muda lagi, penampilan para personel Metallica sangat enerjik di atas panggung.

Seek and Destroy dipilih menjadi lagu penutup dalam konser yang berlangsung selama hampir 2,5 jam itu.  “Jakarta, terima kasih banyak. Kalian membuat Metallica merasa sangat senang. Terima kasih banyak,” ujar James. “We will be back Jakarta. Kami akan segera kembali lagi,” janji sang drumer, Lars.

James dan kawan-kawan sempat membagi-bagikan pick gitar kepada penonton yang berada di barisan depan. Sebuah kejutan dari James saat turun kembali ke atas panggung dengan membawa bendera merah putih yang bertuliskan “Metallica Solo-Indonesia”.

JOKOWI ‘PUSAAAS’

Dari deretan penggemar grup musik rock Metallica, nampak Gubernur DKI Jakarta Jokowi ikut nonton di kelas VIP di Stadion Utama GBK. Dengan mengenakan jaket coklat dan berkaos hitam khas Metallica, dikawal ketat saat melewati  steril gate alias pintu khusus bagi artis dan pejabat.

“Saya puaaaass,” ujar Jokowi dengan senyum mengembang seusai konser 90 menit tersebut. Seperti fans lain, Jokowi pun mengenakan kaos hitam bertuliskan “Metallica”meski dibalut jaket kulit cokelat.

Kepada wartawan yang mencegatrnya, Jokowi  menyatakan,   semua lagu favoritnya dari grup band rock tersebut dinyanyikan Lars Ulrich dan kawan-kawan. “Lagu yang saya suka, dimainkan. Benar-benar hebat,” ujar dia. (santosa/mia/ird)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.