Rabu, 28 Agustus 2013 11:54:59 WIB

Lurah Lenteng Agung Didemo, Pelayanan Warga Tidak Terganggu

Susan-J.-Zulkifli

LENTENG AGUNG (Pos Kota) – Walaupun demo warga tetap berjalan menentang lurah yang non muslim. Namun Lurah Lenteng Agung, Susan J. Zulkifli, 43, tetap memberikan pelayanan ke masyarakat di kantor Lurah Lenteng Agung,  Jalan Agung Raya 1, Jagakarsa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (28/8) sekitar pukul 10:00 Wib.

“Segala bentuk aspirasi warga boleh dilakukan, itu adalah hak mereka untuk meluangkan inspirasi dalam bentuk demo,”ujar lurah ke Pos Kota di sela pelayanan ke masyarakat dalam pembuatan surat-surat administrasi.

Lurah lulusan Administrasi Negara Universitas Indonesia (UI) ini mengaku, dirinya bertugas berdasarkan instruksi pimpinan gubernur. “Amanah tugas sebagai lurah adalah kepercayaan dari pimpinan. Sehingga kami jalani dengan sepenuh hati,” kata wanita ini.

Sementara itu, Camat Jagakarsa, Asril Rizal, di lokasi mengatakan pelayanan masyarakat tetap berjalan. Tanpa terganggu dengan aktifitas demo warga.

“Dua bulan bertugas terhitung mulai dari tanggal 27 Juni saat dilantik Gubernur, semua pelayanan berjalan baik bahkan tanggapan warga semakin lebih baik dan cepat,” ungkap camat.

“Terkait demo warga itu urusan mereka dan hak sebagai warga negara. Untuk pengantian lurah semua itu urusan Gubernur. Selama pelayanan baik tidak akan ada masalah.”

Kusbandiah, 43, warga Lenteng Agung mengatakan untuk pelayanan selama dipegang lurah yang baru baik dan cepat. “Saya buat Kartu keluarga baru, tidak lama dan tidak dipersulit. Walaupun ada kendala selalu didampingi oleh petugas kelurahan kadang ibu lurah juga ikut turun tangan juga,”ujarnya.

Sementara itu, pantauan Pos Kota pendemo Rabu siang sudah membubarkan diri. Selama dua jam berorasi dengan menutup jalan. Sekarang para pengendara umum sudah bisa melintas walaupun petugas keamanan masih berjaga di depan kantor kelurahan setempat.

(angga/sir)

Susan-J.-ZulkifliTeks Gbr-Lurah Lenteng Agung, Susan meninjau pelayanan ke masyarakat yang mengurus surat kematian meski sedang didemo warga. (angga)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.