Wednesday, 14 November 2018

Komplotan Penipu Undian SMS Digulung Polisi

Senin, 2 September 2013 — 15:07 WIB
penipu1

JAKARTA (Pos Kota) – Komplotan penipu dengan modus mengimingi korbannya mendapat undian hadiah melalui pesan singkat (SMS) digulung aparat Jatanras Polda Metro Jaya. Dalam aksinya, kelompok bandit beranggota 17 orang ini meminta korban mentransfer sejumlah uang sebagai pajak sebelum mengambil ‘hadiah’ yang dikabarkan melalui SMS.

Seluruh anggota komplotan ini berhasil dibekuk dalam satu rumah di  Perumahan BIP Telaga Kahuripan Blok A No 13 Parung, Kahuripan, Kabupaten Bogor.  Mereka yang ditangkap adalah IA, AR, KH, A, R, D, AY, BI, UH, R, IF, IW, HS, HAH, SA, MN, dan K.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, mengatakan ke-17 pelaku merupakan sindikat yang saling bekerja sama menipu  korbannya. “Ini dibuktikan dari tiga orang yang melaporkan ke polisi karena kena tipu. Korban yang berinisial R, H dan C tertipu hingga Rp 24 juta pada bulan Mei 2013, lalu,” katanya, Senin (2/9).

Rikwanto mengatakan, awalnya mereka akan mencari korban melalui pengacakan tiga nomor belakang nomor kartu telepon. Setelah di kirimkan pesan berupa pemenangan sebuah undian dengan mendapatkan sejumlah keuntungan dari Telkomsel atau Telkom center, pelaku tinggal menunggu sampai ada yang merespon.’Biasanya syaratnya pajak dari 5 persen sampai 20 persen,” kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto, Salah satu korban yang terkena tipu sudah mengirimkan uang sebesar Rp5 juta. Namun, ketika korban menghubungi kembali, nomor pelaku sudah tidak aktif. Rikwanto melanjutkan, polisi langsung melacaknya dan menemukan ke 17 nya sedang berkumpul bersama.

(yahya/sir)

  • Nedved Nagara

    tembakin kakiya satu-satu

  • Lilin Juita

    makanya jgn mudah percaya .q sering dpt sms blgnya dpt hadiah preeeeeeet .pinter bgt tu org sampai berjuta” kena tipu

    • bawono

      bukan pinter bukan bodo sih,
      kalo ente ngalami baru ngrasai.
      bener lo..? korbannya yg pinter jadi bego,

      yg bego malah kadang dak kena tuh..?

  • char

    entar dihukum masing2 nguburin temennya sampe mati , yg terakhir digantung saja, beres

  • mulawarman

    Kalo yg ini Telepon Rumah.
    Pak Telkom supaya tahu saja,
    sebab musabab banyak telepon rumah

    yang diputus tanpa lapor, sebabnya

    sering nerima telepon nipu.
    nipu kecelakaan lah, nipu ditangkep polis lah.
    istri istri yg dirumah pada pingsan nerima telepon nipu itu.