Wednesday, 22 November 2017

Ngambang, Nasib Dua Jaksa yang Suap Penyidik Ditjen Pajak

Selasa, 3 September 2013 — 18:44 WIB
Kejaksaan

JAKARTA (Pos Kota) – Sampai kini, nasib dua Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Didiek Darmanto dan Riau Edy Rakamto masih tanda tanya, setelah diperiksa oleh KPK terkait kasus suap kepada anggota tim penyidik Ditjen Pajak.

Pelaksana tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Mahfud Manan yang dihubungi oleh wartawan mengaku belum menerima hasil klarifikasi terhada dua Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) terkait kasus  pajak oleh PT Master Steel.

“Kita belum ada laporannya. Jadi, saya tidak tahu tentang masalah tersebut,” kata Mahfud, yang juga Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) di Kejaksaan Agung, Selasa sore.

Mahfud ditunjuk sebagai Plt Jamwas setelah Marwan Effendy pensiun dengan jabatan akhir sebagai Jamwas pada 1 Juli 2013.

Saat itu, Darmono juga pensiun dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Jaksa Agung.

Dia menjelaskan  pemeriksaan terhadap dua Kajati dan Aspidum Kejati DKI Hapy Hadiastuti dan jaksa Albert Napitupulu, yang dilakukan sebatas klarifikasi belum akan ditindaklanjuti dengan upaya pro yustisia dan sanksi kepegawaian.

Lagipula, penanganan perkara suap penyidik pajak di KPK belum jelas pengembangannya. “Upaya terhadap mereka sebatas klarifikasi, setelah itu dievaluasi apakah ditindaklanjuti atau tidak. Tetapi saya belum tahu hasil klarifikasinya”. (ahi/d)