Friday, 20 September 2019

Curi Motor Paman Dibedil Polisi

Senin, 9 September 2013 — 7:37 WIB
kawas99

TANGERANG (Pos Kota) – Tim Ranmor Polresta Tangerang kembali mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di dalam rumah kosong di Desa Serdang Kulon, Kec. Panongan, Kab Tangerang. Sang pencuri ternyata diketahui merupakan kerabat dekat korban. Karena berusaha kabur tersangka terpaksa ditembak polisi.

Iyan Aviansyah alias Sofyan,30, dicokok petugas di Pasar Tradisional Cikupa, Minggu (8/9) malam. Sofyan ditangkap lantaran tega mencuri motor Kawasaki Ninja RR B 6054 GCI milik Marsin, pamannya sendiri.

Sepeda motor senilai Rp 57 juta pun dijual pelaku ke seorang penadah seharga Rp 9 juta. Sofyan mengaku terpaksa mencuri motor pamannya karena terdesak untuk membiayai pengobatan istrinya yang sedang dirawat di rumah sakit.

“Itu hanya pengakuan pelaku. Kami bekerja berdasarkan fakta-fakta yang kami dapat dan adanya laporan dari korban,” kata Kanit Ranmor Polresta Tangerang, Iptu AKP David Y. Kanitero kepada Poskota.

Aksi yang dilakukan Sofyan terjadi pada pertengahan Juli lalu. Dalam laporannya di Polresta Tangerang, Marsin mengaku kehilangan sepeda motor Kawasaki Ninja RR yang diparkir di dalam rumah. Hasil Olah TKP menyebutkan, pelaku masuk ke rumah setelah mencongkel jendela.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, pihaknya mendapatkan ciri-ciri pelaku. Penyelidikan polisi mengarah kepada Sofyan, keponakan korban. Anggota Unit 4 Ranmor pimpinan Aipda Bambang R meringkus pelaku yang tengah pesta miras.

“Ketika kami tangkap, tersangka mengaku jika motor yang dicurinya itu punya pamannya sendiri,” ungkap David Y. Kanitero.

Ketika diminta menunjukan barang bukti hasil kejahatan, pelaku malah bertindak nekat dengan mencoba melarikan diri. Sofyan pun terpaksa dilumpuhkan oleh petugas setelah tembakan peringatan petugas tak digubris.”Pelaku mengalami luka tembak di betis kaki kanannya,” pungkasnya. (Imam)

Teks : Tersangka pencuri motor paman