Selasa, 10 September 2013 07:40:00 WIB

Begitu Janji Kementerian PU

Tahun 2020 Indonesia Bebas Kawasan Kumuh

waskum109

JAKARTA (Pos Kota)-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya menargetkan Indonesia akan bebas kawasan kumuh pada tahun 2020.

“Kami telah melakukan cara yang terstruktur untuk menangani permukiman kumuh di Indonesia dengan program Roadmap Kota Tanpa Permukiman Kumuh 2020,” kata Dirjen Cipta Karya Imam S. Ernawi saat menjelaskan tentang Peringatan Hari Habitat Dunia (HHD) 2013, kemarin.

Menurut Imam, pola penanganan permukiman kumuh oleh Cipta Karya dilakukan dengan cara penanganan lingkungan kumuh yang teridentifikasi, juga mencegah bertambahnya permukiman kumuh baru.

Cipta Karya mempunyai tiga tahapan utama menangani permukiman kumuh. Pertama tahap pra penanganan dengan implementasi pendataan, penetapan lokasi, dan penentuan prioritas. Kemudian tahapan penanganan terdiri dari pengenalankawasan,identifikasi pola penanganan,pemantapan perangkat penanganan dan implementasi program. Sedangkan yang terakhir tahapan pasca penanganan yaitu pemeliharaan juga monitoring dan evaluasi.

Dari tahun 2011 sampai saat ini Cipta Karya telah melakukan penanganan permukiman kumuh di 516 kawasan permukiman di seluruh Indonesia. Sebanyak 221 kawasan telah ditangani di 141 kota/kabupaten pada tahun 2011 dengn anggaran Rp 452 milyar, pada 2012 ditangani 137 kawasan di 105 kota/kabupaten dengan anggaran Rp 163 milyar, dan 2013 diprogramkan penanganan di 171 kawasan pada 122 kabupatenkota dengan anggaran Rp 357milyar.

Menyinggung Peringatan Hari Habitat Dunia (HHD) yang ajtuh pada 7 Oktober 2013, menurut Imam, akan mengambil tema Kota Untuk Semua yang berkaitan dengan tema peringatan HHD international yaitu Urban Mobility. Peringatan sendiri antara lain akan diisi dengan seminar,pameran, fun bike, dan beberapa acara lainnya. (faisal)

Teks : Di bantaran Rel KA di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta banyaknya bangunan, selain membuat kawasan tersebut terlihat kumuh juga dapat berbahaya bagi warga sekitar, terutama saat kereta api
melintas.(toga)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.