Sunday, 23 September 2018

Ngaku Polisi, Rampas Motor Bocah

Jumat, 13 September 2013 — 19:35 WIB
ngakupolisi139

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Razia pengendara sepeda motor terhadap anak di bawah umur yang belakangan marak di gelar polisi, dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan yang mengaku sebagai polisi. Hal tersebut menimpa bocah 10 tahun, Dafa Firdaus di Jalan Danau Indah Barat, RW 13, Sunter Jaya Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/9) malam.

Dua pelaku memperdaya bocah kelas 4 SD itu yang mengaku sebagai anggota polisi, sehingga ia takut dan menghentikan sepeda motor Honda Beat miliknya. “Korban disuruh dua tersangka turun dari sepeda motornya, dan mengaku sebagai polisi. Sepeda motor itu lalu dibawa kabur tersangka,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Sutikno, Jumat (12/9).

Satu pelaku, M. Rudini, 30 diringkus anggota Polsek Tanjung Priok, rekan pelaku berhasil kabur. “Kita masih mengejarnya,” ujar Sutikno.

Aksi bandit mengaku polisi itu terjadi, sekitar pukul: 22.30. Dafa saat itu ingin pulang. Saat melintas di lokasi, dua pelaku berboncengan sepeda motor Mio, memepet motor Honda Beat B 6356 PPB korban.

Korban lalu disuruh turun menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraannya termasuk SIM. Karena dibawa begitu saja, warga Poncol Jakarta Pusat itu lalu berteriak minta tolong.

Tim Resmob Polsek Tanjung Priok yang sedang opservasi di wilayah itu kemudian mengejar tersangka. Tersangka, Rudini yang memacu motor curiannya melambat lantaran terhadang pengendara lain.

Karena panik tersangka, warga Warakas VIII, RT 06/10, Tanjung Priok itu terjatuh. Warga yang melihat peristiwa itu sempat marah lalu menggebukin tersangka hingga bonyok. Sementara rekan tersangka yang mengendarai Mio berhasil kabur.

Aksi penghakiman massa itu berakhir setelah tersangka dievakuasi petugas menggunakan motor. “Pelaku sering beraksi terhadap anak dibawah umur. Karena mudah untuk dikelabui dan tidak ada perlawanan,” jelas Sutikno.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (Ilham)

Teks :Tersangka babak belur dihajar massa usai menggasak motor Beat