Sunday, 15 September 2019

Pedagang Diancam Harus Tempati Kios

Minggu, 15 September 2013 — 6:11 WIB
index

PASAR MINGGU (Pos Kota) – Pedagang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan diancam. Penjual yang telah dapat undian harus mulai menempati lapaknya di Blok B dan Blok Pasar Minggu, Minggu (15/9). Bila tidak, kios akan dialihkan ke pedagang lain.

Pemantauan Pos Kota, Sabtu (14/9), sejumlah pedagang mulai berjualan. Sebagian lainnya masih merapikan kios ukuran 1 meter x 1 meter.

Asri, pedagang pakaian, terlihat sibuk mengatur dagangannya. Ia mengaku sudah membuka kios sejak pagi. Hanya saja, sampai siang belum ada sepotong pun baju yang laku terjual.

“Ada dua orang yang datang tapi melihat-lihat sebentar lalu pergi lagi,” ujarnya. “Mudah-mudahan besok ramai yang datang karena mulai besok semua pedagang harus masuk kios.”

Adam, pedagang lain, mengaku pada Minggu akan jualan apa adanya. “Saya sudah pesan etalase tapi ukurannya ternyata terlalu besar, jadi saya kembalikan lagi untuk diperbaiki,” katanya. “Kalau besok belum juga ada etalase, saya jualan apa adanya saja dari pada kios ditempati orang lain.”

DAFTAR TUNGGU

Ruyani, Manajer PD Pasar Jaya Pasar Minggu, mengatakan masih banyak pedagang yang masuk dalam daftar tunggu. Itu makanya, ia minta pedagang yang telah mendapat tempat dagang mulai besok harus mulai berjualan.

“Bila sampai Minggu (15/9-red) lapak belum juga ditempati, maka tempat itu hangus,” ujarnya. “Tempat itu akan diberikan kepada 177 pedagang yang masuk dalam daftar antrean.” (yulian/yp)

  • rengga.irawan.779

    rese…kalo g mau jangan dikasih jualan..eshol

  • djong sau hin

    saya harap sebagai sesama warga DKI dan indonesia, para PKL ikut mensukseskan program pemerintah ini dengan lapang dada dan kesadaran yang penuh dalam berwarganegara di bumi pertiwi ini. ingat ini untuk kepentingan kita bersama