Tuesday, 21 November 2017

Tewas Kecelakaan di Jepang, Ahli Waris Dapat Santunan Rp2,5 Miliar

Kamis, 19 September 2013 — 11:32 WIB
santunan

JAKARTA (Pos Kota) – Peserta magang tewas Kecelakaan  di Jepang, ahli warisnya menerima santunan asuransi jaminan kecelakaan dan kematian senilai 23.302.520 Yen atau senilai Rp2,5 miliar.

Dirjen Pembinaan dan Pelatihan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Tenaga Kerja Abdul Wahab  Bangkona yang diwakili Direktur Bina Pemagangan, Bagus Marijanto menjelaskan,  Udan peserta magang kerja di Jepang asal Kampung Baruahad Desa Kertawangi,  Bandung, Jawa Barat  tewas tertabarak mobil saat pulang kerja pada18 Januari 2012.

santunan-3“Almarhum terlempar sejauh 7-8 meter dan kepalanya terbentur tembok. Dia sempat dirawat di RS Nasional Kanaziwa namun nyawanya tidak tertolong,” jelas Bagus, usai menyerahkan santunan kepada ayah almarhum Bapak

Kemenakertrans mengapresiasi IM Jepang yang memperjuangkan santunan asuransi Udan, sehingga keluarga almarhum bisa menerima santunan yang cukup besar. “Mungkin uang ini tidak bisa menggantikan nyawa Udan, namun paling tidak bisa membantu kehidupan ahli warisnya,” tambah Bangkona.

Managing director IM Japan Mr Nobuji Watanuki dan Kepala IM Japan Jakarta, Mr Gietsu Nishijima. mengungkapkan santunan diberikan berdasarkan keputusan pengadilan yang prosesnya diurus IM Jepang selama 1,5 tahun.

“Santunan sebesar tersebut hasil perhitungan pengacara yang ditunjuk IM Jepang. Yaitu dihitung jika korban hidup dan selesai kontrak kerja, berapa hasil yang diperoleh. Akhirnya putusan pengadilan menetapkan almarhum Udan menerima santunan sekitar Rp2,5 miliar setelah dikurangi biaya perawatan, pengacara dan lainnya,” jelas Mr Nobuji.

Program magang ke Jepang dilaksanakan berdasarkan kerjasama antara Kemenakertrans dan IM Jepang sejak tahun 1993. Hingga Agustus 2013 sudah diberangkatkan sebanyak 33.514 orang. Selama bekerja pemagang diasuransikan kecelakaan dan kematian senilai 10 juta Yen.

Keluarga almarhum mengucapkan terimakasih karena Kemenakertrans dan IM Jepang yang telah memperjuangkan hak-hak almarhum.

(tri/sir)

santunanTeks Gbr- Direktur Bina Pemagangan Kemnakertrans, Bagus Marijanto menyerahkan santunan uang asuransi/ jaminan kecelakaan dan kematian peserta program pemagangan ke Jepang atas nama Almarhum Udan yang diterima pihak keluarga korban di kantor Kemnakertrans, jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Kamis (19/9). ( Rihadin )

  • gue

    seneng di atas kematian anak dong

    • aan

      inilah jawaban org kurang berpendidikan dan selalu berfikir negatif.