Saturday, 25 November 2017

84 Pucuk Senjata Api Disita Polda Lampung

Senin, 23 September 2013 — 22:50 WIB
senpibegal239

LAMPUNG (Pos Kota) – Sebanyak 84 pucuk senjata api yang meliputi senjata api organik dan rakitan, 8 bilah senjata tajam jenis samurai, 65 butir peluru aktif, 3 unit mobil, dan 4 unit motor diamankan Polda Lampung pada razia yang dilaksanakan sejak 1 September sampai dengan 23 September 2013. Senjata api dan senjata tajam ini merupakan hasil alat kejahatan yang digunakan oleh begal yang diringkus hingga mencapai 44 tersangka . Barang bukti itu digelar di SPN, Kemiling, Polda Lampung, Senin (23/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolda Lampung, Brigjen. Heru Winarko yang didampingi oleh Wakapolda Lampung. Kombes Pol. Winarno dan Kabag Ops Polda Lampung, Kombes Pol. Shaimin Zainudin, Direskrimum Kombes Pol. Purwo Cahyoko mengatakan,operasi C3 selama September ini pihaknya telah mengungkap sebanyak 87 kasus, dengan 113 tersangka, dan menyita barang bukti berupa, 84 senjata api 8 bilahsenjata tajam, 65 butir peluru aktif, 3 unit mobil, dan 4 unit motor, yang merupakan hasil dan alat kejahatan yang digunakan para permpok, pembegal dan pencuri,” kata Kapolda Lampung.

Untuk mengatasi maraknya aksi tindak pidana kejahatan dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam khususnya begal, pihaknya telah melatih sejumlah personel di SPN dalam tiga tahapan yakni, latihan berkendara, latihan beladiri, dan latihan menembak.

“Mengenai tempat pembuatan senpi dan maraknya aksi begal, lebih lanjut Kapolda mengungkapkan, pihaknya tidak akan terfokus hanya pada satu tempat saja melainkan di seluruh wilayah, karena senpi-senpi ini adalah hasil home industri yang bisa di mana saja dibuat. Seperti, kasus perampokan yang terjadi di Lampung Barat, yang kasusnya berhasil kita ungkap dan salah seorang pelakunya mahir membuat senpi rakitan,”ujar Kapolda Lampung.

Sedangkan untuk aksi begal diakui Kapolda, meski di beberapa wilayah masih terjadi, tetapi berdasarkan pendataan jumlahnya telah turun dibanding tahun lalu. “Penurunan angka kejahatan ini tidak terlepas dari informasi dan koordinasi antara Polri, TNI, Pemda, dan Masyarakat,”ungkap Kapolda.(Koesma)

Teks : Sebanyak 84 pucuk senjata disita