Sunday, 18 November 2018

Hayono Isman Ajak Mahasiswa Terapkan Gotong Royong Secara Moderen

Senin, 23 September 2013 — 10:45 WIB
gotonroyong239

JAKARTA (Pos Kota) – Dengan semangat gotong royong, Indonesia pasti bisa terus maju dan menjadi bangsa yang besar. Demikian pesan Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman di hadapan 1.300 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kusuma Negara, Cijantung, Jakarta Timur.

Salah satu peserta konvensi Partai Demokrat itu menegaskan pentingnya mewariskan sifat saling bergotong-royong. Satu sifat yang sejatinya telah diajarkan setiap agama. “Kaya sendiri yang lain miskin akan menjadi ancaman terbesar. Karena itu agama kita mengajarkan yang kaya membantu yang miskin, agar seimbang. Begitupun bagi yang pintar, pemberian luar biasa itu tidak mungkin dapat mengelola sebuah negara yang besar sendirian,” ujarnya, Minggu (22/9).

Ia mengajak mahasiswa dan akademisi untuk meresapi konsep gotong royong yang modern. Menurutnya, tanpa semangat tersebut Negeri ini tidak mungkin dapat merdeka. “Mari berpikir ulang tentang konsep gotong royong yang banyak dinilai jadul. Ini bukan milik bapak kita atau orang tua, tanpa gotong royong tidak mungkin ada kita, tindak mungkin Indonesia merdeka atau dapat mengatasasi kemiskinan,” imbuhnya.

Pesan-pesan itu ia sampaikan saat tampil sebagai pembicara pada seminar bertema ‘Dengan Semangat Gotong Royong, Mari Kita Bangun Wajah Baru Pendidikan 2014 yang Adil dan Beradab’, di aula kampus STKIP Kusuma Negara, Minggu (22/9).

Setelah mundur dari jabatan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VI ini mengaku terus bekerja keras untuk sosialisasi kepada publik. Sehingga keikutsertaan dirinya sebagai peserta konvensi tetap fokus adanya. (yulian)

Teks Foto: Hayono Isman.