Friday, 23 August 2019

Sawah Gagal Panen Meluas

Kamis, 26 September 2013 — 17:24 WIB
kering

INDRAMAYU (Pos Kota) – Kekeringan semakin parah sehingga ribuan hektar tanaman padi milik para petani dinyatakan gagal panen. Akibat gagal panen itu, petani rugi besar. Seorang petani Warsilah, 45 mengaku kehilangan pendapatan sekitar Rp16 juta akibat tanaman padinya seluas 1 bau atau 500 bata gagal panen.

Dalam kondisi normal tanaman padi seluas 1 bau pada musim tanam gadu itu menghasilkan gabah sebanyak 4 ton, sekarang sama sekali gabah itu belum berbuah namun tanaman padinya sudah lebih dahulu mati kering.

Petani yang gagal panen di Kecamatan Krangkeng lumayan banyak. Mencapai ratusan hingga ribuan orang. Petani mengharapkan Kementerian Pertanian menurunkan tim mendata sawah sawah petani yang dilanda kekeringan untuk menentukan pemberian bantuan karena bencana alam.

Pemantauan Pos Kota Kamis (26/9) gagal panen di Kecamatan Krangkeng karena petani di wilayah itu paling belakang menanam padi.

Meskipun begitu petani tidak kapok menanam padi, walaupun air irigasi musim tanam gadu sulit didapat. Hal itu karena petani tak mempunyai sumber penghasilan lain. Selain bertanam padi. Tanaman padi milik petani di Kecamatan Krangkeng ini kalau musim penghujan kebanjiran kalau musim kemarau kekeringan.(taryani)

  • JenniferPauline

    Persoalan sawah gagal panen sering menjadi permasalahan yang terus menerus di pertanian Indonesia. Ini karena tidak seriusnya pemerintah beserta jajarannya dalam mengelola pertanian di Indonesia. Oleh sebab itu pemerintahan selanjutnya dan jika Pak Prabowo Subianto menjadi Presiden Indonesia 2014-2019 persoalan sawah gagal panen dapat diatasi secara cepat mengingat beliau ingin mewujudkan Indonesia berdaulat pangan.