Monday, 19 November 2018

Bawa Samurai Berdarah, Pelajar Diciduk Polisi

Selasa, 1 Oktober 2013 — 17:36 WIB
Pelajar Cisaat01

SUKABUMI (Pos Kota) – Seorang pelajar kelas II SMK swasta di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi berinisial WH, 17, diciduk petugas Polsek Cisaat, Polres Sukabumi Kota, Selasa (1/10).

Pelajar Cisaat02

WH tertangkap tangan membawa sebilah samurai yang masih ada bercak darahnya ketika petugas melakukan razia di sebuah angkutan kota (angkot).

Kini, WH dibawa ke Mapolsek Cisaat untuk dimintai keterangan seputar kepemilikan senjata tajam (sajam).

Penagkapan WH tersebut ketika petugas kepolisian menggelar razia terutama kepada pelajar yang keluyuran di saat jam kegiatam belajar mengajar berlangsung. Dalam razia kali ini, 20 pelajar lainnya berhasil diamankan petugas kepolisian.

Dari tangan pelajar tersebut, polisi juga menemukan beberapa saja, lainnya berupa gear sepeda motor dan sajam lainnya. Kuat dugaan, mereka hendak melakukan aksi tawuran antar pelajar.

“Para pelajar yang berkeliaran di jam sekolah ini dibina dan diberikan sanksi disiplin. Kami juga akan mengembalikan ke sekolah masing-masing. Razia pelajar ini untuk mengantisipasi karena seringnya terjadi aksi tawuran,” ungkap Kapolsek Cisaat, Kompol Sumarta.

Sementara itu, aksi tawuran antar pelajar di Sukabumi saat ini sudah tahap memprihatinkan. Pasalnya, aksi brutal tersebut hampir terjadi tiap minggu terutama di pusat-pusat keramaian seperti di Lapang Merdeka. Bahkan, aksi tawuran tersebut mengganggu kenyamanan masyarakat. (sule/d)

  • Mangap

    Begini tingkah pelajar jaman sekarang. mau jadi apa nantinya ? harus ditindak tegas. dan panggil guru dan orang tuanya