Thursday, 18 October 2018

Air Bersih Dikelola Pemda

Saham Palyja Diambilalih Pemprov DKI

Selasa, 1 Oktober 2013 — 9:24 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Pengelolaan air bersih yang biasa dialkukan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) segera diambil alih Pemprov DKI Jakarta. Astratel sebagai pemilik 49 persen saham Palyja setuju melepas sahamnya kepada pemprov.

“Sudah nggak ada masalah. Astratel sudah bersedia melepaskan sahamnya, kok. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta siap membelinya, ” kata Wakil Gubernur Ahok, Senin (30/9).

Meski sudah ada kesepakatan jual beli saham antara kedua belah pihak, Ahok belum bisa memastikan kapan pembayaran dilakukan. “Tapi yang jelas secepatnya akan kami bayarkan. Begitu uang turun, langsung kami bayar,” ucapnya.

Ahok mengaku kesepakatan tersebut tidak didapatkan dari pertemuan yang resmi, melainkan hanya saat makan siang bersama dengan pimpinan Astratel. “Tadi (kemarin-red) kami bertemu dalam acara Astra. Hanya bisik-bisik saja kok. Astratel sudah oke. Jadi tidak ada masalah PT Jakpro membeli saham Astratel,” tegasnya.

SAHAM SUEZ

Bukan itu saja, Ahok membeberkan saham Suez juga dibeli Pembangunan Jaya. “Intinya kami mau ambil alih Palyja, biar dikelola pemprov supaya semakin banyak warga Jakarta bisa dapat air bersih,” sambungnya.

Masalah pembelian saham Palyja, kata ahok, telah dilepaskan dengan konsep business to business (B to B). Artinya, itu sudah menjadi urusan antara PT Jakpro dan PT Pembangunan Jaya dengan Astratel dan PT Suez International, bukan urusan pemprov lagi.

Direktur Utama PT Jakpro, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan telah berdiskusi dengan Astratel bila akusisi saham Palyja itu dilaksanakan dengan konsep B to B. Diharapkan pembelian saham tersebut dapat dilakukan Desember 2013 ini. (guruh/st)