Saturday, 22 September 2018

Pedagang Hewan Kurban Boleh Jualan di Tanah Abang

Senin, 7 Oktober 2013 — 17:28 WIB
tanabang1

TANAH ABANG (Pos kota) – Walikota Jakarta Pusat, Saefullah, memastikan tidak mengusur pedagang hewan kurban di Jalan KH.Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/10). Langkah tersebut, dilakukan setelah puluhan pedagang menggeruduk kantor Kecamatan Tanah Abang dan Kelurahan Kebon Melati.

“Tidak ada penggusuran, pedagang disilakan berdagang dengan tertib. Karena memang sejumlah pedagang hewan kurban ini, juga merupakan warga sekitar yang hanya berjualan pada saat musim lebaran haji saja,” ungkap Saefullah di dampingi Camat Tanah Abang, Hidayatullah, kepada wartawan.

Meski demikian, sambungnya, dalam pertemuan internal dengan perwakilan pedagang hewan kurban dan tokoh masyarakat sekitar, ada tiga point yang telah menjadi kesepakatan bersama. “Pertama, sapi tidak boleh dipajang di trotoar atau dipinggir jalan, untuk kambing masih boleh,” katanya.

Sedangkan, poin kedua dan ketiganya bahwa pedagang hanya boleh diijinkan berjualan hingga tanggal 18 Oktober dan pedagang yang membuka lapaknya di dekat halte harus pindah. “Kami minta reposisi, pedagang kambing yang ada di dekat halte agar dipindahkan,” terang Saefullah.

Ditambahkannya, bahwa kesepakatan tersebut berlaku untuk tahun ini, dan rencananya tahun depan pedagang hewan kurban akan ditempatkan di Pasar Impres dekat pedagang sayur. “Kita pastikan tahun depan tidak ada lagi pedagang hewan kurban di Jalan KH.Mas Mansyur,” tegasnya.

Sebelumnya, Kecamatan Tanah Abang menerjunkan ratusan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polisi untuk menertibkan para pedagang hewan kurban di sepanjang Jl.KH Mas Mansyur. Namun, aksi tersebut gagal lantaran pedagang melakukan protes dengan mendatangi kantor kecamatan dan kelurahan. (deny)

Teks : Walikota Jakarta Pusat, Saefullah, meminta pedagang hewan kurban di Jl.KH Mas Mansyur, Tanah Abang, tertib dan menjaga kebersihan. (deny