Senin, 14 Oktober 2013 09:54:06 WIB

Kementan Luncurkan Asuransi Untuk Sapi

hewan-qurban

JAKARTA (Pos Kota)-Kementerian Pertanian akan meluncurkan program asuransi sapi pada 23 Oktober 2013 guna meningkatkan produksi sapi dalam negeri. Jika peternak yang mengikuti asuransi sapinya mati maka pihak asuransi akan menggantinya.

“Dengan adanya asuransi ini diharapkan peternak lebih bersemangat memelihara sapi. Sebab mereka tidak lagi khawatir sapinya akan mati sia-sia akibat adanya jaminan dari pihak asuransi,” kata Dirjen Peternakan Kementan Syukur Iwantoro, kemarin.

Menurut dia, program asuransi sapi sebenarnya sudah dilaksanakan sejak awal tahun ini. Namun perkenalan secara resmi program tersebut baru diluncurkan 23 Oktober 2013.

Pihak Kementan sendiri telah menggandeng empat perusahaan asuransi yang direferensikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melaksanakan program tersebut. Namun Syukur belum mau menyebutkan nama-nama perusahaan asuransi yang dilibatkan dalam program asuransi itu.

Asuransi sapi ini bertujuan memberikan jaminanan kepada peternak agar bisa berkesinambungan dalam usahanya. Pada akhirnya, akan menyebabkan produksi ternak secara nasional akan meningkat.

Sejumlah peternak sapi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, telah mengikuti asuransi sapi meskipun program tersebut baru akan diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat luas pada bulan Oktober ini.

Program asuransi sapi ini tidak hanya ditujukan untuk sapi perah, tetapi juga sapi potong. Setiap peternak cukup membayar premi sebesar Rp200 ribu per ekor atau Rp300 ribu per ekor.

Jika sapinya mati, maka peternak yang membayar premi sebesar Rp200 ribu akan mendapat klaim asuransi sebesar Rp10 juta. Sedangkan yang membayar premi Rp300 ribu maka akan menerima pengganti sebesar Rp15 juta. (faisal)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.