Monday, 10 December 2018

Ribuan Pedagang Pasar Anyar Geruduk Kantor Walikota Bogor

Selasa, 22 Oktober 2013 — 12:46 WIB
rudukruduk2210

BOGOR (Pos Kota) – Mengaku diperas oleh pengelola PT Propindo Mulia Utama, ribuan pedagang di Blok C-D Pasar Anyar melakukan aksi demo ke Balaikota Bogor Selasa (22/10) siang.

Dalam aksinya, massa meminta, agar Walikota Bogor, Diani Budiarto turun tangan guna memberi kejelasan nasib mereka.Ferdiansyah 37, pedagang daging menuturkan, ia dan empat ribu pedagang yang berdemo, sudah memiliki kartu kuning.

Keberadaan mereka di Pasar Blok C-D sudah berlangsung sejak tahun 2000.Saat itu kios dengan ukuran 2X3 meter ini disewa seharga Rp48 juta. Perjanjian sewa ini baru akan berakhir pada tahun 2027.Tiba-tiba pasar melalui PT Propindo melakukan rehab atas bangunan.

“Jadi bukan rehab Mas. Orang Propindo hanya datang dan mengecet aja. Setelah itu, kami diminta harga sewa Rp168 juta/tahun. Ini pemerasan. Jujur kami tidak sanggup dengan harga ini. Kami menuntut hak kami yang masih berlaku hingga tahun 2027 mendatang,”papar Ferdiansyah di Balaikota Bogor.

Blok C-D yang memiliki 3 lantai, menampung 4.000 pedagang dengan berbagai komoditi, mulai dari daging, pakaian, toko emas dan lainnya.”Kami diancam, jika tidak bisa bayar Rp168 juta/tahun sesuai harga yang ditetapkan PT Propindo, maka kami diminta keluar atau akan diusir paksa,”paparnya. (yopi)

Teks : Petugas Satpol PP berjaga-jaga saat pedagang demo di Kantor Walikota Bogor