Tuesday, 11 December 2018

Bantuan APBD Kabupaten Bogor

Dana Bantuan Untuk PAUD Diduga Diselewengkan

Jumat, 25 Oktober 2013 — 13:59 WIB
uang

BOGOR (Pos Kota) – Dana bantuan APBD 2013 buat lembaga Pendidikan Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Bogor diketahui tidak seluruhnya menerima bantuan tersebut. Dari 234 PAUD di Kabupaten Bogor, 30 di antarnya tidak mendapat bantuan Rp 5 juta setiap PAUD. Selain itu adanya pemotongan yang membengkak buat seragam 5.112 guru PAUD.

Sekretaris Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Bogor Euis Bahyuroh kepada wartawan mengatakan, Himpaudi mendapat kucuran bantuan APBD 2013 sebesar Rp 1,8 miliar buat 234 PAUD di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. “Setiap PAUD mendapat Rp5 juta. Namun saat diverifikasi, terdapat 30 PAUD yang belum menerima,” katanya, Jumat.

Selain itu adanya pemotongan anggaran buat seragam guru PAUD yang semula hanya dianggarkan Rp 65 ribu per potong, belakangan diketahui membengkang menjadi Rp 100.000 per potong buat 5.112 guru. Sementara penyerapan dana hibah sudah dilakukan dua kali pertama dicairkan Juli lalu Rp 600 ribu kemudian Rp1,2 miliar pada September.

“Sebagai Sekretaris, saya bigung membuat laporan pertangungjawaban karena tidak ada sinkronisasi antara data Himpaudi dengan penerima bantuan,” katanya.

Tak mau disalahkaan, Euis mengadukan kejanggalan ini ke Kejari Cibinong. Sebelumnya dia sudah minta klarifikasi kepada Ketua Himapudi Kbauopaten Bogor Mamah Rodiah, malah disarankan untuk mengundurkan diri.

Sedangkan Mamah Rodiah gagal ditemui wartawan. Saat dihubungi handhone-nya tak aktif begitupula saat ditemui di kantornya tak pernh ada di ruang ketrjanya.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bogor Hendrayana meminta Kejari Cibinong segera menindaklanjuti pengaduan ini, sebab bukan hanya uang negara diselewengakan, tapi juga merugikan masyarakat. “Apalagi ini dilaporan oleh pengurus Himpaudi,” katanya seraya menyebutkan pihaknya akan rapat membahas masalah dengan memanggil pengurus Himpaudi.

Kasi Intel Kejari Cibinong Bayu Adi Nugroho mengaku pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk dari pengurus Himpaudi. “Penyelidikan masih dilakukan, tapi belum semua saksi diperiksa. Pastinya laporan itu akan kita usut, soal kelak terbukti adanya penyelewengan atau tidak tergantung dari penyelidikan,” katanya. (iwan)