Monday, 26 August 2019

46 Persen APBD Kabupaten Bogor Disedot PNS

Selasa, 29 Oktober 2013 — 15:57 WIB
sedotpns2910

BOGOR (Pos Kota) – Sekitar 46,85 persen RAPBD Kabuapten Bogor 2014 dialokasikan buat membayar gaji PNS dan kenaikan tunjangan guru baik PNS maupun non-PNS. Selain itu disiapkan pula anggaran buat persiapan daerah otonomi baru Kabupaten Bogor Barat (KBB).

“Kita rancang RAPBD 2014 sebesar Rp 4,041 triliun, dari jumlah itu yang paling banyak tersedot buat bayar gaji PNS dan tunjangan guru PNS dan non PNS sebesar Rp 1,789 triliun, serta untuk komponen bagi hasil kepada pemerintahan desa sekitar Rp 400 miliar, sedangkan anggaran buat persipana KBB sebesar Rp 105 miliar” ujar Bupati Bogor Rahmat Yasin kepada wartawan, Selasa.

Pengajuan RPAD 2014, tambahnya sudah diajukan ke legislatif pada rapat paripurna DPRD dan seluruh fraksi sudah sepakat untuk membahasnya. “Meski 46,85 persen buat gaji PNS dan tunjungan guru, namun pemkan tetap menitikberatkan pembangunan pada sektor pendidikan dan kesehatan serta perekonomian berbasis pedesaaan,” katanya.

Buat persiapan daerah otonomi baru KBB, dia menambahkan, akan mengalokasikan dana Rp105 miliar. “Kucuran dana tersebut diambil dari tiga tahun anggaran, dengan satu tahun anggaran dialokasikan sebesar Rp35 miliar,” ujarnya.

Sedangkan pendapatan belanja daerah ditargetkan Rp 3,851 triliun yang bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,224 trilyun, dana perimbangan sebesar Rp 2,273 trilyun dan pendapatan sah lainya Rp353,227 milyar.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Hanafi mengatakan RAPBD 2014 ini realistis dengan titik berat pembangunan masih difokuskan pada bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Di ketiga sektor ini hampir menyedot 37 persen dari RAPBD 2014,” katanya.

Sektor pendidikan, misalnya program rehabilitasi rutin ruang kelas mulai SD hingga SMA, masih digeber Sedangkan di bidang kesehatan akan menambah sejumlah puskesmas rawat inap dan peningkatan Jamkesda . Selain itu program listrik masuk desa akan diperluas mengingat masih banyak desa yang belum tersentuh listrik dan ini masuk program infrastruktur. (iwan)

Teks : PNS golongan rendah di Kabupaten Bogor naik pangkat