Kamis, 31 Oktober 2013 07:42:42 WIB

Pemprov DKI Petakan Daerah Rawan Kebakaran

petakan3110

JAKARTA (Pos Kota) – Pemetaan terhadap daerah rawan kebakaran dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Melalui kebijakan ini diharapkan penanganan bencana ini dapat dimaksimalkan.

Sesuai dengan data, di Jakarta tercatat 56 titik lokasi rawan kebakaran. Maping daerah rawan kebakaran dibagi dengan kategori ringan, sedang, dan berat. Dengan begitu, bisa dipetakan juga penempatan alat pemadam kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penangulangan Bencana (Damkar dan PB) Subejo mengatakan beberapa aset pemprov sengaja diletakkan di daerah rawan kebakaran. Tujuannya agar bisa digunakan untuk meminimalisir dampak kebakaran. Malam pompa kebakaran manual atau pawang geni akan segera dibagikan.

“Kita ingin lebih fokus pada pemberdayaan masyarakat, disamping mempertahanankan kesimnambungan SDM dan alat. Dengan demikian ketika terjadi kebakaran, warga bisa mengatasi lebih dulu. Nanti kami klasifikasikan yang rawan ringan, sedang, dan berat,” kata Subejo, Rabu (30/10).

TANDON AIR

Selain penempatan alat pemadam, akan dibangun juga hydran kering dan tandon air di daerah rawan kebakaran. Sebagai percontohan hydran kering telah dipasang di Jakarta Barat, khususnya di gang sempit. “Dengan adanya hydran kering unit kita tidak perlu masuk cukup di ujung gang, kita suplay dari situ,” ujarnya.

Sementara itu, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Damkar dan PB akan menambah 263 personil tahun ini. Mereka akan ditempatkan sebagai petugas operasional di lapangan. (guruh/st)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.