Thursday, 15 November 2018

Taekwondoin Indonesia Tambah Perolehan Medali

Sabtu, 2 November 2013 — 20:52 WIB
kondoin211

NUSA DUA (Pos Kota) – Kontingen Taekwondo Indonesia kembali menambah pundi-pundi medalinya di hari ketiga Kejuaraan Dunia Poomsae Ke-8 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Sabtu (1/11).

Hingga kemarin Indonesia sudah mengumpulkan satu medali emas, satu perak dan tiga perunggu. Medali perak direbut tim beregu putri U-17 melalui Kevita Rizki, Mutaqoh Nisa dan Mutiara Habiba yang membukukan nilai 8.02.

Medali emas di nomor ini disabet tim beregu Filipina (Rinna Babanto, Joce Lyn, Mikeala Calamba) yang mengantongi nilai 8.13. Tim beregu Thailand (Katesara Kiatatachawachai, Tasana Manso, Naphassorn Paowongsakul) harus puas meraih medali perunggu bersama Meksiko (Carmen Lucia Ornelas, Daniel Rodriguez Morales, Iba Ana Zulema).

Usai pertandingan, Mutiara Habiba mengaku senang bisa mempersembahkan medali perak.”Saya merasa senang bisa meraih medali perak. Apalagi sebelumnya saya gagal dan hanya mampu meraih medali perunggu,” jelasnya.

Secara khusus Mutiara menyebut perolehan medali perak ini sangat berkesan.Pasalnya dia dan teman-temannya sekaligus mampu mengalahkan pesaing terberatnya selama ini, yakni tim beregu Thailand.

Di nomor individual putri U-49, taekwondoin Indonesia Ina Sari harus puas meraih medali perunggu setelah kalah bersaing dengan atlet Korea dan Mesir.

Di nomor tersebut Ina meraih nilai 7.57 di bawah atlet Korea, Kyeng Ran Oh (7.79) dan dari Mesir, Heba Labib (7.72) “Saya benar benar menyesal. Seharusnya saya bisa meraih minimal medali perak. Itu semua karena saya kurang konsentrasi.Saya sedikit terpengaruh dengan penonton yang berlalu lalang, konsetrasi saya buyar. Seharusnya saya bisa lebih fokus,” ujar Ina.

Medali perunggu juga dipersembahkan oleh Maulana Haidir yang tampil di nomor inidvidual putra U-29.Medali emas direbut oleh atlet Jerman, Thomas Sommer.Sedangkan perak dan perunggu masing masing direbut oleh atlet Korea, Wang Kon Hwang dan Iran (Mahdi Jamali).

Sementara di nomor pasangan U-29 ,Abdurahman Wahyu dan Defia gagal melaju ke putaran final, begitu pula Febriana Sari/Muklis yang tampil di nomor pasangan diatas 29 tahun.Kegagalan juga dialami Defia Rosmaniar yang tampil di free style putri yang hanya mampu menduduki peringkat enam di final. Medali emas digaet atlet Filipina, Mikeala Calamba. Sedangkan medali perak direbut oleh atlet China, Yu Han Ji.(ian)

Teks : Hingga hari ketiga Kontingen Indonesia sudah mengumpulkan satu medali emas, satu perak dan tiga perunggu.(ian)