Wednesday, 19 September 2018

Topan Haiyan Sudah Tewaskan 1.200 Warga di Filipina

Minggu, 10 November 2013 — 0:37 WIB
A Philippine flag flutters atop the control tower of a damaged airport after super Typhoon Haiyan battered Tacloban city

MANILA –  Palang Merah Filipina menyatakan, sebanyak 1.200 warga negeri ini tewas dan jutaan warga lainnya, terkena dampaknya akibat amukan topan Haiyan.

Haiyan-12-330

Di Tacloban, kota berpenduduk lebih dari 200.000 diyakini menjadi salah satu kota yang paling parah. Reuters.

Menurut keterangan pihak Palang Merah dari 1.200 orang tewas hari ini, 1.000 dari mereka di kota Tacloban, provinsi Leyte.

Sebanyak 800.000 warga telah  dievakuasi, sebelum angin kencang melecut gelombang setinggi 6 meter menghantam pulau Leyte dan Samar.

Topan Haiyan adalah topan kategori lima dengan kecepatan angin hingga 235 km per jam.    Badai dasyat itu telah berlalu dari wilayah kepulauan di negeri Filipina dan tengah menuju daratan Laos dan Vietnam.

Haiyan-16

Topan dengan kecepatan 235 Km per jam menuju daratan Asia, khususnya Laos dan Vietnam.

Di negeri Benigno Aquino ini, tim bantuan bencana sekarang berusaha untuk menyalurkan pasokan bantuan kepada mereka yang paling terkena dampak.

Dari dunia internasional, tim bantuan sedang berterbangkan ke negara yang hancur luluh oleh angin dasyat itu.

Dari situs dailymail.co.uk,  di London, Kerajaan Inggris mengirim tiga pakarnya dan direncanakan tiba di Manila  hari ini.

A resident uses a wheelbarrow to recover the body of a victim after Typhoon Haiyan hit the municipality of Coron, Palawan province in central Philippines

Dari wilayah bencana terparah, warga mengangkut mayat-mayat di gerobak. foto: reuters.

Sekitar empat juta orang diyakini terkenna dampak oleh topan kategori lima ini, sebagaimana dikemukakan Badan Penanggulangan Bencana Nasional negara itu. Angka ini termasuk 800.000 orang yang harus dievakuasi sebelum badai melanda .

Amukan angin Haiyan  meninggalkan jejak kehancuran – memicu tanah longsor besar, merobohkan tiang listrik dan mengancurkan infrastruktur komunikasi dan menyebabkan bencana yang meluas . Ratusan rumah telah rata dengan tanah. Sejumlah jalan banjir .

Haiyan-15

Daratan dan rumah yang porak poranda akibat amukan topan ganas yang menghanyutkan desa-desa pesisir, memutuskan saluran listrik dan menumbangkan pepohonan. Reuters

Dari daerah komandan militer Letjen Roy Deveraturda mengatakan bahwa angka korban mungkin akan meningkat setelah melihat foto udara dari kerusakan luas yang disebabkan oleh topan .

Sekretaris Kabinet Rene Almendras , seorang pembantu senior Presiden Benigno Aquino III, mengatakan bahwa jumlah korban tidak bisa langsung ditentukan, tetapi angka itu masih perkiraan .

Di Tacloban, kota berpenduduk lebih dari 200.000 diyakini menjadi salah satu kota yang paling parah, lembaran seng yang robek dari atap beterbangan, sebelum menabrak gedung, menurut rekaman video yang diambil oleh penduduk .

Haiyan-14-475

Otoritas penerbangan sipil di Tacloban , sekitar 360 km tenggara Manila , melaporkan terminal bandara di pantai juga ‘ hancur ‘ oleh badai .

Marinir AS Kolonel Mike Wylie, yang ditugasi melakukan survei kerusakan di Tacloban sebelum datangnya bantuan Amerika, mengatakan bahwa kerusakan landasan pacu itu cukup signifikan. Namun demikian, pesawat militer masih dapat mendarat dengan bantuan.

Pekerja yang menyalurkan bantuan hari ini mengatakan mereka mengalami kesulitan memberikan makanan dan perlengkapan lainnya, karena jalan yang terhalang oleh tanah longsor dan pohon yang tumbang .

Dari Palang Merah Filipina, Gwendolyn Pang,  mengatakan jajarannya tengah berjuang untuk memberikan bantuan dalam kondisi terburuk .

“Kami telah menempatkan tim penyelamat dan peralatan di tempat yang berbeda , tapi pada saat ini kita tidak bisa berbuat banyak karena hujan lebat dan angin kencang . Tidak ada kekuatan kami untuk melaluinya, ” katanya .

Ben Webster , manajer tanggap bencana untuk Palang Merah, menambahkan: “Kesiap-siagaan selama bertahun-tahun membuat kami menjadi lebih mahir dalam menghadapi bencana, ” katanya.

“Dukungan teknologi membuat kami dapat memperkirakan datangnya bencana, sehingga menjadi lebih baik dalam hal persiapan penanggulangannya, ” tambahnya. (DM/Reuters)

  • Hendra Subrata

    Jauh lebih dasyat daripada tsunami di Aceh…