Sunday, 25 August 2019

Rp 10 Miliar Untuk Tata Taman Monas

Rabu, 13 November 2013 — 23:43 WIB
ilustaman

JAKARTA (Pos Kota) – Taman Monumen Nasional (Monas) dinilai Gubernur Jokowi tidak sesuai dengan konsep awal. Ia berniat mengembalikan taman yang sudah tertata baik tersebut ke rencana awal pendirian Monas. Terutama bagian rumput serta gundukan tanah yang mengelilingi Monas

“Karena kemarin ada tanaman tinggi, rendah, hiasan semen, padahal yang muncul harusnya hanya Tugu Monas saja. Jadi kita kembalikan ke cetak birunya,” ujar Jokowi saat meninjau lapangan di Monas, Rabu (13/11).

Jokowi mengatakan, taman yang mengelilingi Monas tersebut nantinya tidak akan terlalu banyak jenisnya. Nantinya hanya akan berupa rumput dan bunga berwarna merah dan putih.

Perombakan tersebut tidak akan memakan waktu lama. “Sudah dua minggu dikerjakan. Paling akhir bulan ini tuntas,”katanya.

DIDESAIN ULANG

Dana untuk perombakan taman sekeliling Tugu Monas ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013 direncanakan tidak lebih dari Rp10 miliar. Selama ini, di taman tersebut hanya ditanami oleh tanaman semacam teh dan tanaman bakung, sehingga konsep lanskapnya harus didesain ulang.

“Dari manapun akan melihat Monas ini. Karena itu, sarananya akan diperbanyak. Bangku taman ditambah, free wi-fi, dan lampu ditambah. Tahun depan rampung. CCTV semuanya juga ada tapi mati, kita hidupkan,” ucapnya.

Taman Monas sudah beberapa kali diperbaki. Di era Sutiyoso (1997-2007) pertama kalinya Monas dipagar dengan dana Rp9 miliar. Berikut perbaikan taman Rusa dan taman sekelilingnya menyedot anggaran Rp21 miliar.

Perbaikan taman dipelataran Tugu Monas menelan dana sekitar Rp25 miliar. Sedangkan lampu pencahayaan Tugu Monas berasal dari swasta yakni Rp25 miliar. Terhadap swsta tersebut diberikan kompensasi 15 titik reklame. (john/st)