Monday, 22 October 2018

Indonesia Kirim Bantuan Untuk Korban Topan Haiyan di Filipina

Jumat, 15 November 2013 — 0:28 WIB
hayan1411

JAKARTA (Pos kota)- Indonesia bantu korban akibat gempa di Filipina. Tiga pesawat Hercules TNI mengangkut bantuan kemanusiaan tiba di Cebu, Filipina Kamis (14/11). Ketiga pesawat Hercules milik TNI tersebut membawa bantuan 60 ton berupa makanan siap saji, obat-obatan, pakaian, genset dan selimut untuk korban bencana Topan Haiyan yang berada di Filipina. Pengiriman bantuan dari Indonesia rencananya terus berlanjut hingga 17 November 2013.

Pengiriman bantuan untuk korban badai Topan Haiyan terbagi menjadi 3 sortie, menggunakan 3 pesawat Hercules A-1323 dengan Kapten Pilot Mayor Pnb Beny, sedangkan pesawat Hercules A-1319 dengan Kapten Pilot Mayor Pnb Puguh dari Skadron 31 Lanud Halim serta 1 pesawat Hercules A-1308 dengan Mayor Pnb Agan Kurnianto dari Skadron 32 Lanud Malang.

Bantuan pertama dibawa oleh pesawat Hercules milik TNI yang diberangkatkan Rabu (13/11), diterbangkan pukul 06.30 Wib melalui Lanud Halim Perdanakusuma dengan pesawat C-130 Hercules A-1319 yang membawa bantuan sebanyak 25 ton. Pesawat kedua C-130 Hercules A-1323 diterbangkan pukul 07.30 Wib melalui Lanud Halim Perdanakusuma dengan membawa bantuan sebanyak 12,5 ton dalam satu sortie. Sedangkan pesawat ketiga menggunakan C-130 Hercules A-1308 membawa bantuan sebanyak 22,5 ton. Rute penerbangan yang ditempuh pesawat – pesawat tersebut adalah Halim-Balikpapan-Manado (bermalam)-Cebu Filipina.

Bantuan dari pemerintah Indonesia merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas sebagai sesama negara Asean. Bantuan tersebut digalang secara gabungan dengan dikoordinir oleh Kemenko Kesra RI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Filipina adalah negara yang terkena dampak badai Topan Haiyan dengan kerusakan yang cukup parah di wilayah di Filipina yang menyebabkan jatuhnya ribuan korban jiwa. Dampak yang diakibatkan sangat dahsyat dimana ribuan rumah tinggal dan bangunan hancur tersapu angin super kencang. Topan ‘monster’ berkecepatan 315 km/jam ini telah melalap habis 6 pulau di Filipina sehingga menyebabkan aktivitas warga lumpuh karena insfrastruktur hancur, listrik mati dan jalur transportasi tidak bisa dilalui.

Diharapkan dengan pemberian bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat Filipina yang telah menjadi korban keganasan amuk badai Topan Haiyan yang terjadi pada sejak hari Jumat tanggal 8 November 2013.

Pemerintah Filipina menyampaikan ucapan terimakasih atas respon pemerintah Indonesia, secara khusus pemerintah Filipina meminta bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk dapat membantu proses droping bantuan dengan menggunakan salah satu pesawat Hercules milik TNI ke affected area, utamanya Tacloban. Permintaan ini sesuai dengan nota Diplomatic DFA yang juga meminta bantuan penyediaan kapal angkut TNI Angkatan Laut.
(B)