Wednesday, 19 September 2018

Buang Sampah ke Kali Didenda Rp 500 Ribu

Selasa, 19 November 2013 — 8:03 WIB
buang-sampah-1

JAKARTA (Pos Kota) – Sampah menjadi salah satu penyebab banjir di Jakarta. Sekitar 1.420 meter kubik sampah dikeluarkan dari sejumlah sungai/kali. Sampah tersebut sengaja dibuang warga atau perusahaan nakal ke sungai.

Merujuk hal itu, Pemprov DKI Jakarta segera memberikan sanksi denda Rp500 ribu bagi warga dan Rp50 juta bagi perusahaan yang terbukti membuang sampah sembarangan. Desember 2013 ini sanksi tersebut diterapkan.

Bahkan untuk keperluan tersebut, Satpol PP sudah membentuk tim khusus yang akan memantau perilaku warga. Begitu pula, pemprov sudah melakukan koordinasi dengan pihak pengadilan. Membuang sampah sembarangan termasuk jenis tindak pidana ringan.

Gubernur Jokowi mengatakan sanksi denda dengan cukup tinggi diperlukan agar warga bisa jera dan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke kali. “Kita akan terapkan segera mungkin,”katanya, kemarin.

Penanganan sampah menjadi fokus Jokowi karena sampah yang dibuang sembarangan menyebabkan banjir. Ia mencatat ada 25 titik genangan di seluruh Jakarta yang disebabkan oleh sampah.

SUMBAT SUNGAI
Data Dinas Pekerjaan Umum (PU) hingga kemarin sampah yang menyumbat 10 kali dan kanal itu mencapai 1.420 meter kubik/hari.
– Sampah di Pintu Air Manggarai 350 meter kubik/hari
– Kali Sentiong 70 meter kubik/hari
– Kali Sunter 300 meter kubik/hari
– Kali Tubagus Angke 80 meter kubik/hari
– Kali Baru Timur 90 meter kubik/hari.
– Kali Mookevart 120 meter kubik/hari
– Cengkareng Drain dan Pesing 150 meter kubik/hari
– Kali Sodetan Sekretaris 70 meter kubik/hari
– Kanal Barat di Season City 120 meter kubik/hari
– Kali Baru Barat 70 meter kubik/hari. (john/st)

  • yusdi

    Salut pak Jokowi…mulai dari urusan pemerintah, demo, sampai urusan kali dan sampah beliau memahami seluk beluknya dan semoga bisa ada solusi yg tepat .bravoo wae lah