Wednesday, 22 May 2019

Depok Memilah, Kerjasama Pengelolaan Sampah dengan DKI

Selasa, 19 November 2013 — 23:21 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

DEPOK (Pos Kota) – Tahun 2014 diharapkan kerja keras Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, terwujud untuk segera membersihkan sampah darat yang masih menumpuk sebanyak 67 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKP Kota Depok, Kania Parwanti mengatakan pihaknya bakal memaksimalkan pelayanan pengangkutan sampah sebanyak 47 persen sampah akan diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan 20 persen akan masuk Unit Pengelolaan sampah (UPS).

Program Depok memilah, menurut Kania juga akan di gerakkan sebagai salah satu upaya mengurangi sampah, di samping menambah ruang terbuka hijau. “Depok memilah akan terus diagresifkan, ruang terbuka hijau akan ada dua titik di setiap kelurahan,” ungkap dia.

Selain itu pihaknya melakukan kerjasama dengan penggerak bank sampah dan menambah jumlah bank sampah juga salah satu upaya kongret untuk mengurangi sampah.

“Tahun ini bank sampah telah bertambah, setiap kelurahan secara aktif terus mengembangkan bank sampah, setidaknya dalam seminggu ada dua bank sampah berdiri,” tambahnya.

Ketua Asosiasi Bank Sampah Kota Depok M. Supariyono menuturkan total sampah di Depok ada 5.000 meter kubik per harinya, sedangkan program bank sampah yang ada hanya bisa mengelola sebesar 1.500 meter kubik sampah.

“Akan dikemanakan 3.500 meter kubik sampah ini? Yang paling aman dan menguntungkan adalah pengolahan dengan cara memilah. Hingga hari ini baru ada sekitar 300 bank sampah,” ujarnya beberapa waktu lalu. (Angga/d)

  • Mangap

    Kerahkan para pemulung agar bisa dikurangi dengan cukup besar sampahnya. terutama sampah plastik yang tidak bisa di hancurkan tanah