Saturday, 17 November 2018

Usai Tawuran 23 Pelajar Disuruh Ngaji

Kamis, 21 November 2013 — 22:10 WIB
pelajar-mau-tawuran-disuruh-baca-yasin.warto

TAMBORA (Pos Kota) – Sebanyak 23 pelajar SMK itu menunduk membaca surat Yasin dari buku yang dipegangnya. Wajah mereka masih basah dengan air sisa wudhu. Beberapa polisi duduk mendampingi anak sekolah itu.

Pengajian itu digelar di mesjid Polsek Tambora usai mereka menjalankan solat Ashar berjamaah. Kepada anak-anak itu, Kapolsek Kompol Dedy Tabrani berpesan untuk tak lagi-lagi tawuran. Selain tak ada gunanya, juga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Sekarang, setelah kalian solat dan mengaji, buatlah ikrar untuk tak mengulangi tawuran,” kata kapolsek. Maka, anak-anak itu pun mengucapkan janji untuk tak lagi tawuran. Bila tawuran lagi, akan berurusan dengan hukum.

PANGGIL ORANGTUA

Pelajar itu ditangkap petugas saat tawuran di Jembatan Besi. Sepulang sekolah, mereka kongkow di depan Mal Season City. Sebuah Metro Mini yang dipenuhi pelajar dari Kampung Jawa dicegat. Kedua kubu lain sekolah itu pun saling serang. Tawuran berhenti ketika polisi datang. Anak-anak sekolah itu berlarian menyelamatkan diri, tapi 23 pelajar tertangkap. Sebuah arit disita dari tempat tawuran itu.

“Tak ada yang mengaku memiliki arit itu,” ujar kapolsek. Ia akan memanggil orangtua anak-anak itu untuk menandatangani surat pernyataan yang dibuat anak-anaknya.
Adi, pelajar, mengaku tak mau tawuran lagi. “Takut dimarahi orangtua, malu juga sama polisi karena tak
lancar mengaji,” katanya. “Lagi juga, disuruh mengaji begini jadi takut dosa.” (warto/yp)

TEKS :Pelajar yang ditangkap karena tawuran mengaji di Mesjid Polsek Tambora

  • Idhu Geni

    hwahahahahhh…kirain disuruh NGAsah biJI…..ntu anak2…biar kapok….

  • jakartaohjakarta

    sepertinya gak akan bisa berhenti nih tawuran … udah jadi seni tradisi di jakarta … masukin kurikulum aja . kurikulum tawuran sediain lapangan .. biar gak ganggu yang lain ..