Saturday, 17 November 2018

Puluhan Lapak Kaki-5 di Pondok Labu Diobrak-abrik

Senin, 25 November 2013 — 23:12 WIB
brakbrik2511

CILANDAK (Pos Kota) – Puluhan lapak pedagang Kaki-5 yang berdiri di atas saluran air dan di trotoar di Jl Pondok Labu Raya, Cilandak diobrak-abrik aparat Satpol PP Jakarta Selatan, Senin (25/11).

“Pak tolong dong lapak saya jangan dibongkar. Kan lapak ini saya buat pakai duit, nanti saya dagang dimana lagi?” pinta Abdullah,38, kepada sejumlah Satpol PP.

Namun permintaan itu tak digubris. Aparat yang dipimpin Kasatpol PP Jaksel, Sulistiarto justeru memerintahkan anak buahnya supaya lebih cepat lagi membongkar kawasan tersebut.

“Pembongkaran puluhan lapak ini untuk mengembalikan fungsi saluran air yang selama ini dikuasai para pedagang,” ujarnya.

Petugas gabungan berkekuatan 125 orang meliputi Satpol PP, Sudin Perhubungan, Sudin Kebersihan, Sudin PU Tata Air dibantu TNI dan Polri.

Sebelum ditertibkan para pedagang sudah diberi empat kali sosialisasi. Selanjutnya surat peringatan hingga surat perintah bongkar.

Sementara itu Camat Cilandak, Dhany Sukma didampingi Lurah Pondok Labu, Siti Fauziah menjelaskan pihaknya berupaya memberikan solusi kepada pedagang untuk berjualan di dalam PD Pasar Jaya Pondok Labu.

Ada 62 lapak di lantai 3 yang sudah disediakan untuk pedagang dan sudah pula diundi untuk penempatannya. “Namun pedagang kembali lagi berjualan di trotoar dan di atas saluran karena sepi pembeli,” katanya.

Lebih dari itu lanjut Camat Cilandak, refungsi bertujuan mengurangi genangan di sejumlah rumah warga yang tepat di belakang pasar yang selama ini salurannya diserobot pedagang untuk tempat jualan. (Rachmi)

Teks : Satpol PP Jaksel sedang membongkar puluhan lapak pedagang kaki-5 yang mangkal di atas saluran air di Jl Pondok Labu Raya, Cilandak, Senin (25/11). (Rachmi)

  • Mangap

    Cek juga kali dari re martadinata di lodan kenapa tidak tersambung ke Sunda kelapa? Malahan ditempati bangunan liar. Kalau kalinya sambung akan lebih bagus lagi untuk mencegah banjir