Saturday, 23 March 2019

Gaya Pergaulan Remaja Makin Memprihatinkan

Selasa, 26 November 2013 — 21:03 WIB
Remaja pacaran-n

JAKARTA (Pos Kota) – Gaya pergaulan remaja masa kini semakin memprihatinkan. Survei demogafi dan kesehatan (SDKI) 2012 menyebutkan bahwa 48,1 persen remaja pria dan 12 persen remaja wanita dibawah usia 20 tahun sudah melakukan ciuman secara aktif dengan lawan jenis.

“Mereka tak hanya ciuman pipi, tetapi juga ciuman bibir dengan disertai nafsu seks,” papar Adi Wahyono, Kasubdit Pengembangan Advokasi dan KIE BKKBN disela sosialisasi pendewasaan usia perkawinan melalui komedi genre, Selasa (26/11).

Tak hanya itu, usia remaja untuk memulai pacaran juga semakin muda. Saat ini remaja memulai pacaran pada usia antara 15-17 tahun.

Menurut Adi, makin mudanya usia pacaran dan makin tingginya prosentase remaja yang ciuman secara aktif  menjadi salah satu faktor pendorong mengapa jumlah  remaja menikah diusia dini semakin banyak.

Data BKKBN 2012, lebih dari 50 persen remaja sudah menikah pada usia yang masih sangat belia dan 48 per 1000 remaja sudah melahirkan.

Untuk mencegah makin banyaknya remaja menikah diusia dini, BKKBN berupaya melakukan sosialisasi pentingnya menunda usia perkawinan dengan gaya remaja. Diantaranya melalui ajang komedi generasi berencana (GenRe).

Audisi peserta komedi Genre digelar di 10 kota yang memiliki jumlah penduduk besar seperti DKI Jakarta.

Sementara itu Sekretaris BPMKB DKI Hendry Siahaan menjelaskan stand komedi GenRe tingkat DKI diikuti sekitar 75 peserta.

Mereka akan diseleksi secara ketat untuk mewakili DKI maju ke tingkat nasinal. (Inung/d)