Wednesday, 17 October 2018

700 Ribu Lebih Warga Indramayu Belum Miliki WC

Minggu, 1 Desember 2013 — 9:29 WIB
wc-sub

INDRAMAYU (Pos Kota) – Jumlah penduduk Kabupaten Indramayu saat ini tercatat sebanyak  1,8 juta jiwa. Namun sangat disayangkan,  dari jumlah itu lebih dari  700 ribu warganya  atau 35 % nya  masih belum memiliki jamban keluarga atau WC. Mereka setiap saat memilih membuang hajat besarnya di sungai atau pekarangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Dr.H.Dedi Rohendi, MARS mengemukakan hal itu saat berbincang-bincang dengan Pos Kota kemarin.  Dikatakan, 700 ribu lebih warga  yang  sampai sekarang belum memiliki WC itu setiap saat membuang hajat besarnya  di sungai  maupun di pekarangan. Umumnya, warga yang tidak memiliki jamban keluarga itu adalah penduduk miskin.

Menurut Kadinkes Indramayu, warga Indramayu yang sampai sekarang ini gemar membuang  buang hajat besar di sungai maupun di pekarangan rumah itu sepertinya sudah menjadi kebiasaan. Salah satunya karena faktor malas. Padahal ada diantara mereka yang secara ekonomi  mampu membangun MCK yang fungsinya untuk menjaga kesehatan dan kebersihan pada dirinya sendiri tapi tidak mau membangun jamban keluarga.

Menurut Dr.Dedi,  efek bagi warga yang tidak memiliki jamban keluarga adalah jelas melakukan pencemaran  baik  terhadap kesehatan maupun lingkungan. “Terus kalau ada penyebaran penyakit ya luar biasa cepatnya. Misalnya ada diare, tipoid dan sebagainya. Penyakitkan ada yang menular ada yang tidak. Kalau penyebaran lewat pesos ya luar biasa,” katanya.

Diakui Dedi yang menarik, warga yang hidupnya di bantaran sungai katanya justru mereka  tidak membuang hajat sembarangan. Mereka rata-rata sudah memiliki jamban keluarga. Begitu juga,  warga yang tidak membuang hajat di sungai itu jumlahnya banyak. “Jadi pada prinsipnya,  warga yang membuang hajat sebarangan itu karena mereka malas. Mereka tidak sadar sehingga tidak menjaga kesehatan lingkungannya,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi dan sekaligus menekan warga yang tidak memiliki jamban, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu telah memberikan kemudahan memberikan bantuan kloset jamban gratis kepada warga  yang belum memiliki jamban keluarga.

Program pemberian kloset jamban gratis itu baru dilakukan pada 5 desa yang meliputi Desa Pekandangan, Desa Dukuh, Kalensari, Penyingkiran Lor dan Kelurahan Lemahabang. Sedangkan bagi warga lainnya bisa  membeli kloset jamban dengan harga murah hanya Rp40 ribu yang disediakan  Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

(taryani/sir)