Saturday, 20 October 2018

Ditangkap Unit Narkoba, `Saya Bukan Bandar Ganja Pak`

Minggu, 1 Desember 2013 — 11:15 WIB
ganja-sub

TANJUNG DUREN (Pos Kota) – “Saya bukan bandar ganja pak,” kata tersangka Arsyad, 50, yang ditangkap polisi di kolong tol Jelambar (bukan Pluiit) Jakarta Barat, Minggu (1/12) dinihari.

Anggota Unit Narkoba Polsek Tanjung Duren membekuk ayah tiga anak yang mempunyai  satu cucu itu digubuknya Minggu dinihari sekitar Pk 00;15 dipimpin Kanit Reskrim AKP H. Khoiri dan Ipda   Yudi Adiansyah.

Suami Ratimah, 40, saat gubuknya dimasuki petugas sedang tidur. Polisi segera memborgol lelaki kelahiran Jakarta itu, lalu di langit-langit gubuknya yang di atasnya merupakan jalan tol ditemukan 33 kilogram ganja masih terbungkus.

Tersangka mengaku ganja tersebut milik Iwan, 45, yang tidak diketahui alamatnya. “Saya hanya ketitipan saja. Kalau laku satu kilogram ganja saya mendapat komisi Rp 500.000,” tutur Arsyad yang harga satu kilogramnya antara Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta.

Sebagaimana diketahui anggota Unit Narkoba Polsek Tanjung Duren, menangkap Arsyad  di gubuk kolong tol yang jaraknya 300 meter dari Kompoles WTS Kalijodo Angke, Jakarta Barat.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Firman Andre mengatakan kepada poskotanews.com, ganja yang disita dari tersangka diantar pakai mobil yang berhenti di atas tol, dan ada yang membelinya pun pakai mobil yyang berhenti dan sopirnya pura-pura buang air kecil di pinggir tol.

“Kami sudah mencurigai tersangka. Alhamdulillah, waktu ditangkap ada barang bukti hampir 34 kilogram dengan nilai Rp 100 juta,” kata kapolsek.

(warto/sir)

  • Jafar Afandi

    sudah terbukti hukum mati saja, kan merusak generasi bangsa