Thursday, 20 September 2018

Untuk SD dan Madrasah

Ujian Nasional Berubah Jadi Ujian Sekolah

Minggu, 1 Desember 2013 — 21:29 WIB
ujihapus112

JAKARTA (Pos Kota)- Kebijakan pemerintah terkait ujian nasional tingkat sekolah dasar (SD) mulai sedikit mengendur. Dalam keterangan pers Minggu petang (1/12), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sepakat menggantikan nama ujian nasional SD menjadi ujian sekolah atau madrasah (US/M).

Sayangnya, meski nama berganti menjadi US/M, Sekjen Kemendikbud Ainun Na’im memastikan bahwa tidak ada perubahan yang krusial seputar tehnis pelaksanaan ujian SD.”Masih tetap ada pelajaran yang kisi-kisinya berasal dari pemerintah pusat,” jelas Ainun Naim.

Tiga pelajaran yang kisi-kisinya ditentukan pusat adalah matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. Komposisinya 25 persen soal disusun atas dasar kisi-kisi dari pusat dan 75 persen disusun oleh satuan mata pelajaran berkoordinasi dengan dinas pendidikan di tingkat kabupaten/kota.

Penggunaan 25 persen kisi-kisi soal ujian dari pusat jelas Ainun dimaksudkan sebagai cara untuk memetakan proses pendidikan di Indonesia secara keseluruhan.”Harus ada alat untuk memantau disparitas pembangunan pendidikan antar wilayah,” lanjutnya.

Terkait jadwal, Ainun menjelaskan bahwa pelaksanaan US/M akan dilakukan serentak paada 18-21 Mei 2013 untuk 3 mata pelajaran dan sisanya disusun berdasarkan kebijakan daerah.Sedang untuk nilai rata-rata minimun kelulusan diserahkan pada wewenang daerah. (Inung)

Foto ilustrasi