Saturday, 20 July 2019

Pemkot Jaktim Awasi Instansi Tidak Hemat Energy

Senin, 2 Desember 2013 — 0:46 WIB
lampu

CAKUNG (Pos Kota) – Penerapan kantor pemerintah sebagai percontohan hemat energy menjadi hal yang wajib dilakukan, baik di tingkat kelurahan, kecamatan maupun instansi lain. Kantor Kecamatan Matraman menyatakan siap menjadi kantor percontohan pelaksanaan hemat energi.

Kasudin Perindustrian dan Energi Kota Administrasi Jakarta Timur, Dra. Tuti Kurniati, M.Si, mengatakan pengawasan terhadap penghematan energi dan air adalah bentuk implementasi Instruksi Presiden nomor 13 tahun 2011, Pergub DKI Jakarta no 156 tahun 2012, serta Keputusan Walikota Jakarta Timur nomor 132 tahun 2013 tentang pembentukan gugus tugas pelaksanaan penghematan energi dan air di Jakarta Timur.

“Banyak yang bisa dilakukan dalam rangka hemat energy di perkantoran,” kata Tuti saat sosialisasi hemat energy.

Dicontohkan, seperti mengganti lampu dengan jenis yang hemat, mematikan komputer saat sudah tidak digunakan, atau juga meminimalisir penggunaan lampu saat siang hari.

Kegiatan hemat energy ini juga sudah dilaksanakan dengan pembekalan kepada aparatur pemerintah dan pengguna gedung milik pemerintah, belum lama ini.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif penggunaan gedung milik pemerintah dalam tata cara implementasi penghematan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Tuti menyebutkan aparatur juga harus tahu dampak dari penggunaan instalasi listrik yang tidak sesuai serta dampak yang akan ditimbulkan.

“Para peserta yang mengikuti sosialisasi ini dapat mengetahui, memahami dan melaksanakan tata cara penerapan penghematan energi dan air sehingga penggunaan air, sehingga penggunaan energi dan air dapat dimonitor dan pengawasan energi dan air di lingkungan unit kerja di Kota Administrasi Jakarta Timur, Kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan dan dapat diimplementasikan sehingga aparatur dapat memberi contoh kepada masyarakat dalam penerapan Implementasi Hemat Energi dan air.

“Aparatur dapat meberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penggunaan instalansi listrik yang aman, andal dan akrab lingkungan, sehingga tidak terjadi pemborosan yang berkaitan juga dengan implementasi hemat energy.” Ujarnya.

Sementara, Camat Matraman, Hari Nugroho, mengatakan sudah memulai penerapan hemat energy di kantornya. Banyak hal yang bisa dilakukan dalam rangka menghemat energy. “Selain mengganti lampu jenis hemat energy, juga memanfaatkan sebanyak mungkin cahaya matahari untuk penerangan siang hari dengan mematikan lampu,” katanya.
Di Kantor Kecamatan Matraman tahun ini sudah dilakukan audit energi yang hasilnya baru diketahui Desember nanti. (chotim)