Sunday, 23 April 2017

Rekayasa Lalu Lintas di Tol BORR Diharapkan Atasi Kemacetan

Jumat, 6 Desember 2013 — 18:51 WIB
tol borr1

BOGOR (Pos Kota) –  Rekayasa lalu lintas oleh Polres Bogor Kota di jalur keluar tol Bogor Outer Ring Road (BORR), diharapkan dapat mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi. Jalur yang selama ini memutar balik di Jalan Sholeh Iskandar saat keluar tol BORR, kini bisa langsung belok jika menuju Jalan Raya Bogor.

“Rekayasa lalu lintas diprioritaskan bagi kendaraan dari arah Warung Jambu menuju Kedunghalang untuk lurus tanpa harus berputar ke arah Jalan Sholeh Iskandar. Kendaraan yang datang dari arah tol Sentul Barat-BORR juga bisa langsung belok kanan ke arah Kedunghalang-Cibinong, tanpa harus lurus lalu berputar di Jalan arah Parung,” kata AKP Bramastyo Priaji, Kasat Lantas Polres Bogor Kota, Jumat (6/12).

Menurut AKP Bramastyo, pihaknya akan terus melakukan uji coba ini selama satu minggu ke depan. “Jika hasil evaluasi bagus dan mengurangi kemacetan, akan dibakukan,” paparnya. Walau belum terlihat hasil yang maksimal, namun ujicoba ini cukup efektif.

Beban kendaraan yang keluar tol menuju Jalan Sholeh Iskandar berkurang sekitar 30 persen. Sebaliknya, volume kendaraan dari arah Talang ke Warung Jambu, mengalami peningkatan.

“Dari hasil ujicoba, ternyata kepadatan ke arah Sholeh Iskandar, justru berpindah ke arah Talang dan Cibinong, menumpuk. Yang tadinya padat dan macet, malah berkurang dan bahkan lancar. Sebaliknya yang tadi lancar, malah macet dan padat,” paparnya.

Walau demikian, warga menyambut baik rekayasa lalu lintas yang dilakukan Polres Bogor Kota. “Harus dicari solusi lanjutan dengan berkoordinasi dengan DLLAJ Kota Bogor, jika memang kemacetan berpindah jalur saat diberlakukan sistem langsung kendaraan menuju Talang,”kata Mido 32, warga Warung Jambu.

Beberapa sopir angkutan kota (angkot) 08 yang melayani rute Citeureup-Pasar Anyar, juga mendukung sistem rekayasa ini. Menurut mereka, dengan bisa langsung ke Talang tanpa berputar di Jalan Sholeh Iskandar yang cukup jauh, pihaknya bisa menghemat bahan bakar.

“Kita putarnya jauh, belum lagi macet. Pokoknya boros bahan bakar selama ini. Malah sepi penumpang lagi. Kalau sekarang langsung lurus, paling lama hanya lima menit. Cukup hemat bensin,” kata Soleh 39, sopir warga Karadenan ini.

Pendapat lain dari warga, jika kepadatan dan kemacetan berpindah dari Jalan Sholeh Iskandar ke Jalan Raya Talang, maka waktu interval Traffic Light di simpang Tol BORR untuk arah kendaraan dari Kedung Halang dibuat sedikit lama.

“Kalau saran saya, waktu Traffic Light untuk kendaraan dari arah Talang diseting agak lama saja. Sementara untuk jalur lainnya seperti biasa. Pokoknya polisi pasti tahu solusinya,”kata Iyan, pegawai Pemkot Bogor. (yopi/yo)