Thursday, 20 September 2018

Tidak Ikut Apel Pagi, 54 PNS Kecamatan Duren Sawit Ditegur

Senin, 9 Desember 2013 — 17:17 WIB
matmatraman912

DUREN SAWIT (Pos Kota) – Walikota Jakarta Timur H.R. Krisdianto memberi catatan khusus kepada 54 pegawai Kecamatan Duren Sawit yang mangkir apel. Hal itu disampaikan saat memimpin apel keliling pagi di Kantor Kecamatan Duren Sawit, Senin (9/12).

Walikota mengatakan kedisiplinan mengikuti apel pagi, merupakan awal kedisiplinan pegawai sebelum melakukan suatu pekerjaan. Walikota juga memberi catatan kepada pimpinan pegawai, baik camat atau lurah, yang tingkat kedisiplinan pegawainya rendah.

Di Kecamatan Duren Sawit, ada 114 pegawai baik itu dari kelurahan maupun kecamatan yang tidak hadir apel pagi yang dipimpin walikota tersebut. Pegawai yang tidak hadir terdiri dari 60 pegawai Satpol PP, yang memang sedang ditugaskan ke beberapa wilayah untuk berjaga termaksuk ke Waduk Ria Rio. “Selebihnya sebanyak 54 pegawai tidak hadir mengikuti apel dan itu menjadi perhatian kita,” paparnya.

Menurutnya, apel pagi paling tidak harus dihadiri 90 persen para pegawai kecuali yang sedang sakit atau cuti. Kalau pegawai yang apel kurang dari 90 persen, menurut Walikota, merupakan lampu merah bagi para pimpinannya seperti camat dan lurah.

Momen apel pagi juga menjadi bentuk silaturahmi antara Pembina apel seperti Camat dan Lurah dengan anak buah. Dalam apel juga banyak informasi yang disampaikan, jadi harus bisa tepat waktu untuk mengikuti apel pagi.

Pada kesempatan ini Krisdianto, mengingatkan kepada seluruh pagawai yang ada di Kecamatan dan Kelurahan, agar segera menyelesaikan laporan akhir tahun. Pasalnya, satu minggu lagi sudah waktunya tutup buku semua administrasi keuangan dan laporan SPJ harus segera diselesaikan.

“Jangan ada laporan fiktif. Jangan lagi ada pegawai yang ‘sekolah’ di Cipinang,” katanya. (chotim)

Teks:Walikota Krisdianto mengingatkan pegawai di Duren Sawit saat apel pagi agar disiplin dan segera menyelesaikan laporan akhir tahun. (chotim)