Tuesday, 18 December 2018

Pemprov DKI Naikkan Target Pendapatan 10 Jenis Pajak

Selasa, 10 Desember 2013 — 17:54 WIB
jaktarget1210

JAKARTA (Pos Kota) – Untuk mencapai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) hingga Rp 67 triliun tahun 2014, Pemprov DKI Jakarta menaikkan target pendapatan 10 jenis pajak daerah hingga 80,5 persen.

“Mulai 2014, target pajak daerah naik. Ini untuk mencapai target pendapatan yang juga naik hingga 42 persen dibanding tahun 2013 ini yang hanya mencapai Rp22,6 triliun,”kata H.Iwan Setiawandi, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Selasa (10/12).

Pajak daerah tersebut antara lain Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) naik 17 persen, Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) naik 9,8 persen, Pajak Hotel naik 21,7 persen, pajak restoran 42,8 persen, pajak hiburan naik 13,6 persen, pajak reklame 33,6 persen, pajak penerangan jalan 3,6 persen, pajak parkir naik 20,7 persen, Bea perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 56,2 persen dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) naik 80,5 persen.

Menurut Iwan, dari peningkatan perolehan pajak tersebut, pendapatan asli daerah (PAD) akan diperoleh hingga Rp32,5 triliun. “Sedangkan tahun 2013 ini kita hanya menargetkan Rp22,6 triliun,”kata Iwan.

Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya harus bekerja keras. “Target memang naik, tapi tarif pajaknya tidak naik,”katanya.

Kalaupun ada yang naik, kata Iwan, hanya tarif pajak progresif bagi kendaraan bermotor. “Hanya tarif pajak progresif yang kita usulkan naik hingga 100 persen,”tandasnya.

Seperti diketahui, pada APBD tahun 2014 mendatang, Pemprov DKI Jakarta, mengusulkan APBD sebesar Rp67 triliun dari APBD tahun 2013 yang ditetapkan Rp50,1 triliun.

Adanya unit pelayanan pajak daerah (UPPD) di tiap kecamatan diharapkan mampu untuk mencapai target tersebut. “UPPD yang ada di tiap kecamatan menjadi ujung tombak untuk perolehan pajak lebih besar,”katanya.

H.Husin Alaydrus, anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, mendukung adanya kenaikan pendapatan dari sektor pajak tersebut. “Potensi pendapatan dari pajak sangat besar. Kita dukung Dinas Pelayanan Pajak untuk peningkatan pendapatan dari pajak,”jelasnya.

Ia juga berharap, agar pengawasan terhadap petugas pajak ditingkatkan. “Pengawasan harus lebih ketat. Jangan sampai bocor,”tandasnya. (john)