Wednesday, 26 September 2018

Tarif Tol Kanci-Pejagan Naik

Kamis, 12 Desember 2013 — 8:29 WIB
naiktol1212

JAKARTA (Pos Kota)-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akhirnya menyetujui usulan operator jalan tol Kanci-Pejagan di Jawa Barat dan tol Semarang-Solo Seksi I (Semarang-Ungaran) untuk melakukan penyesuaian tarif. Penyesuaian tarif dilakukan karena kedua ruas tol tersebut dinilai telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang disyaratkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

“Penyesuaian tarif tersebut mulai berlaku pada 18 Desember 2013 pukul 00.00,” kata Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan BPJT Kemen PU, Abram Elsajaya, kemarin.
Menteri PU telah menandatangani Surat Keputusan No. 526/KPTS/M/2013 tentang Penyesuaian Tarif Tol Kanci-Pejagan serta SK No. 527/KPTS/M/2013 tanggal 11 Desember 2013 tentang Penyesuaian Tarif Tol Semarang – Solo Seksi I (Semarang Ungaran).

Menurut Abram, seharusnya penyesuaian tarif tol ruas Kanci-Pejagan sudah dilakukan pada 25 Januari 2012 yang lalu. Namun hal itu tertunda karena operator jalan tol tersebut PT SMR belum berhasil memenuhi SPM jalan tol sebagaimana disyaratkan.

“Saat ini setelah kami kembali melakukan evaluasi kondisi tol Kanci-Pejagan telah memenuhi SPM sehingga ruas jalan tol sepanjang 35 Km tersebut sudah dapat melakukan penyesuaian tarif,” tambah Abram.

Tarif Baru Ruas Tol Kanci-Pejagan kendaraan Gol. I dari Rp 21.500 menjadi Rp 24.000. Sedangkan untuk ruas tol di ruas Jalan Tol Semarang-Solo Seksi I (Semarang – Ungaran) yang dilakukan pertama kali pada 10 November 2011 saat ini tarifnya adalah golongan I jadi Rp 6500 dari sbelumnya Rp 5.500

Besaran inflasi untuk penyesuaian tarif tol Ruas Jalan Tol Kanci – Pejagan pada periode 1 Januari 2010 – 31 Desember 2011 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) adalah 10,11 persen. Sementara besaran inflasi untuk penyesuaian tarif tol Ruas Jalan Tol Semarang – Ungaran pada periode 1 Oktober 2011 – 30 September 2013 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik adalah 13,39 persen.

Penyesuaian tarif tol yang berlaku setiap dua tahun sekali sudah diatur dalam UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan serta Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2005 tentang jalan tol yang kemudian diubah dengan PP No. 43 tahun 2013. Regulasi tersebut menyebutkan evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi. (faisal)