Tuesday, 16 July 2019

Hamburkan Tembakan, Perampok Gasak 9 Kg Emas

Senin, 16 Desember 2013 — 14:30 WIB
lokasi

SEMARANG (Pos Kota) – Perampokan toko emas terjadi di Kabupaten Kendal. Kawanan penjahat bersenjata api menghamburkan tembakan dan menggasak 9 kilogram emas. Aksi perampokan menimpa toko emas Kancil di di Pasar Pegandon , Kabupaten Kendal , Jawa Tengah, Minggu (15/12). Selain menggasak perhiasan emas seberat 7 kilogram emas , kawanan penjahat tersebut juga melukai pemilik toko .

Menurut laporan polisi , pelaku yang berjumlah lima orang itu menggunakan helm dan penutup wajah  . Kawanan penjahat langsung menghamburkan tembakan ke udara dan mengancam akan menembak mati siapapun yang berani melawan . Mereka memecahkan kaca etalase dan menguras seluruh perhiasan emas yang berada di dalam etalase tersebut . Para perampok nekad itu sengaja menghamburkan tembakan ke udara untuk membubarkan kerumunan warga yang saat itu cukup ramai berada di sekitar toko emas Kancil .

Mereka membagi tugas, tiga pelaku berjaga sekitar toko emas dan dua orang lainnya masuk ke dalam toko dan beraksi . Senjata api ditembakan untuk membubarkan massa dan pelaku beraksi sekitar lima menit. Dengan menggunakan palu kawanan perampok ini memecahkan kaca etalase dan menggondol seluruh perhiasan yang dipajang.

Dari lima penjahat itu, tiga diantara memegang senjata api. Melihat para penjahat menghamburkan tembakan , kontan masyarakat langsung ketakutan dan berlari menjauh dari lokasi kejadian . Setelah menguras seluruh perhiasan emas dalam etalase , kawanan perampok kabur berboncengan sepeda motor . Menurut Fitri, salah seorang penjaga toko, penjahat sempat menodongkan pistol ke arah pemilik toko.

Kapolres Kendal AKBP Haryyo Ssugihhartono mengatakan pelaku tergolong nekad karena beraksi disaat pasar ramai orang. “Pelaku menggunakan senjata kaliber 9 milimeter dan diduga berjumlah lima orang menggunakan dua sepeda motor,” katanya. Disebutkan , pelaku mengancam pemilik toko dan melukai pemilik toko saat memecahkan kaca etalase untuk menggambil seluruh perhiasan yang ada. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian mengamankan empat selongsong peluru di depan toko emas dan palu milik pelaku yang tertinggal. Polisi juga membawa rekaman CCTV yang terpasang di toko emas tersebut. Pelaku diduga kabur ke arah selatan dan masih dalam pengejaran petugas.

Pemilik toko emas Sahroni mengatakan, emas yang diambil pelaku perampokan jumlahnya 9 kilogram. “Lima kilogram diantaranya emas muda,” katanya.

Sahroni menambahkan selain emas yang dibawa kabur, pemilik juga kehilangan uang tunai Rp 17 juta yang disimpan di meja kasir. “Uangnya ada yang dibawa kabur Rp 17 juta,” imbuhnya.

Sementara itu Senin siang (16/12) , Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dwi Priyatno melihat lokasi kejadian . Menurut dia ,pelaku perampokan toko emas Kancil di Pegandon berlogat jawa dan sudah merencanakan aksi tersebut. Polisi hingga kini masih memburu pelaku yang lari ke dalam hutan di wilayah Darupono Kaliwungu Selatan. Barang bukti yang ditinggal pelaku, dua sepeda motor, jaket dan penutup wajah serta empat helm milik pelaku.

Polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti yakni dua sepeda motor Yamaha RX King dan Yamaha New Scorpio milik pelaku, empat buah helm dan jaket serta penutup wajah yang tertinggal di kawasan hutan Darupono Kaliwungu. Selain itu, palu yang digunakan untuk memecahkan kaca etalase toko emas juga tertinggal di lokasi.

Kapolda belum bisa memastikan keterkaitan perampokan dengan teroris, namun penyelidikan kasus ini masih terus dilakukan untuk mencari pelaku yang masih dikejar. Polisi juga masih memeriksa kamera CCTV yang terpasang di toko emas serta di sebuah pabrik di Kawasan Kaliwungu yang diduga menjadi lokasi pelarian pelaku perampokan. Pengejaran dan penyisiran di kawasan hutan Darupono Kaliwungu juga masih dilakukan dengan mengerahkan anjing pelacak.

(suatmadji/sir)

  • bahantjikan

    sampe Kapoldanya ganti ntar…kagak bakalan dapeeeettt……