Tuesday, 17 September 2019

Tipikor Vonis Mantan Hakim 12 Tahun Penjara

Selasa, 17 Desember 2013 — 13:14 WIB

BANDUNG (Pos Kota) – Mantan hakim Setyabudhi Tedjocahyono, nampak loyo saat majelis hakim menjatuhkan vonis 12 tahun penjara, dalam sidang di PN Tipikor Bandung, Selasa (17/12). Vonis tersebut empat tahun lebih tinggi dibanding tuntutan JPU yang menuntut penjara 8 tahun.

“Saudara terdakwa divonis 12 tahun penjara, dan denda Rp 400 juta,“  kata  ketua Majelis Pengadilan Tipikor PN Bandung,  Nurhakim,  sambil mengetuk palunya tiga kali.

Dia menjelaskan, terdakwa terbukti secara sah menerima suap dalam  perkara korupsi dana bansos Pemkot Bandung APBD 2009/2010. Terdakwa Setyabudi, lanjutnya,  melanggar Pasal 12 huruf c, Pasal 6 huruf a, dan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Terdakwa  terbukti menerima suap dalam pengurusan perkara korupsi dana bansos Pemkot Bandung,“ ucapnya. Dengan kasus ini, demikian hakim, Pengadilan Tipikor  Bandung memvonis  terdakwa Setyabudi Tejocahyono dengan dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp 400 juta,  subsider satu tahun kurungan.

Hakim menjelaskan, ada hal yang memberatkan dan meringan terdakwa. Memberatkan,  perbuatan terdakwa selaku penegak hukum serta hakim telah mencederai masyarakat Indonesia pada peradilan. Sedang yang meringankan,  terdakwa  selama sidang berterus terang dan mengakui kesalahan, dan menyesali perbuatannya. Selain itu terdakwa belum pernah dihukum, dan memiliki tanggungan keluarga.

Sehari sebelumnya, hakim pun memvonis Toto Hutagalung penyuap mantan hakim 7 tahun penjara, dan terdakwa Asep 3,6 tahun penjara.

(dono/sir)

Foto Ilustrasi