Sunday, 21 July 2019

Tol Jakarta-Merak Akan Dipercantik

Rabu, 18 Desember 2013 — 19:26 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota)-Guna menciptakan lingkungan jalan tol yang lebih asri sehingga nyaman dilewati PT Marga Mandalasakti (MMS) pengelola jalan tol Tangerang-Merak melakukan gerakan green toll road dengan cara mempercantik jalan dengan aneka tanaman penghijauan dan bunga.

“Dengan memperbanyak tanaman di median dan tepi jalan tol, kami harapkan gas CO2 yang dikeluarkan kendaraan bisa langsung diserap tanaman yang berada di sepanjang jalan tol,” kata Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti (MMS) Wiwiek D. Santoso dalam Media Gathering bertema Pentingnya Akses Tol yang Lancar, Nyaman, dan Nyaman bagi Pengguna Jalan.

Selain itu, jalan tol juga akan terlihat lebih cantik karena di tepi dan median jalan dipenuhi dengan tanaman penghijauan dan bunga. Hal ini dimaksudkan agar para pengemudi menjadi nyaman dan tidak stres atau mengantuk. Karena itu pihaknya tidak membiarkan adanya lahan kosong yang gersang.

“Kami upayakan setiap sudut jalan tol dibuatkan taman. Sedangkan pagar dan jembatan kami cat ulang agar terlihat lebih cerah dan indah sehingga lebih nyaman dipandang,” kata Wiwiek yang didampingi Direktur Teknik dan Operasi PT MMS, Sunarto Sastrowiyoto.

Unsur kebersihan juga mendaat perhatian dari pengelola jalan tol. Karena itu di sepanjang jalan tol dan akses masuknya diupayakan tidak terdapat sampah.

Sedangkan dari segi keindahan gerbang tol dibuat unik yakni menyerupai cula badak. Hal ini sebagai pengingat kepada masyarakat bahwa badak bercula satu merupakan hewan langka khas Banten.

“Jalur tol kami kan banyak dilalui para wisatawan yang ingin berekreasi ke Selat Sunda. Makanya kami berupaya membuatnya tampak cantik dan memberi informasi tenang potensi kekayaan alam Banten seperti adanya badak bercula satu.”

Namun Wiwiek mengakui masih banyak warga di sepanjang jalan tol ini yang belum memahami peraturan soal akses ajaln tol. Tidak sedikit dari mereka yang berdagang, turun naik kendaraan, menyeberang, bahkan mendirikan bangunan di sekitar akses jalan tol. Padahal itu sangat berbahaya.

Dalam media gathering kemarin antara lain diisi pula dengan diskusi dengan narasumber Wakil Walikora Serang Sulhi Choir SH, M