Tuesday, 14 August 2018

Australia Keluarkan ‘Travel Warning’ untuk Indonesia

Senin, 30 Desember 2013 — 21:43 WIB
Monumen Bom Bali01

CANBERRA – Departemen Luar Negeri Australia mengeluarkan peringatan untuk bersikap ekstra waspada ketika berada di  Indonesia, termasuk ke Balli karena kemungkinan adanya serangan teror.

Peringatan perjalanan terbaru ini menyebutkan bahwa teroris tetap aktif di Indonesia meskipun pihak keamanan sudah berusaha menghentikan mereka.

“Pihak berwenang Indonesia sudah memperingatkan bahwa kelompok ekstrimis mungkin berencana menyerang gereja di Jakarta dan di tempat lain di Indonesia, menjelang perubahan ke tahun 2014,”  demikian bunyi peringatan tersebut.

Awal Desember Kapolri Sutarman mengatakan ada berbagai indikasi bahwa kelompok militan sedang merakit bom guna menyerang rumah-rumah ibadah.

“Kelompok teroris memiliki sel dimana–mana dan mereka aktif. Kami terus memburu mereka,” kata Sutarman tanpa memberi penjelasana lebih detil.

Departemen Luar  Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) memperingatkan bahwa ancaman terhadap warga Australia di Indonesia bukan sekedar di tempat-tempat ibadah seperti gereja.

“Teroris sebelumnya pernah menyerang atau berencana menyerang tempat-tempat yang dikunjungi oleh warga Barat seperti kelab malam, bar, restoran, hotel internasional, bandara dan tempat ibadah di Bali, Jakarta dan tempat lain di Indonesia. Tempat-tempat seperti ini bisa diserang lagi.” kata DFAT.

DFAT juga memperingatkan bahwa pelancong ke INdonesia bisa juga mengalami bencana alam seperti tsunami, ataupun menjadi korban kejahatan.

Peringatan ini tidak menyebutkan warga Australia untuk meninggalkan INdonesia, namun meminta mereka yang berkunjung untuk bersikap waspada.

Namun warga Australia didesak untuk tidak mengunjungi daerah seperti Sulawesi Tengah, Maluku dan Papua. –abc/d

  • Bingung

    Teroris Teroris….bingung ah….Agen mana yg bermain ….ada dana operasional yg cukup besar untuki pemberantasan Teroris…ada jiwa yg menjadi korban….ada Stigma dg label teroris terhadap iislam. tidak ada urgensinya menyerang rumah rumah ibadah….sangat jelas dalam islam lakum dinukum waliyadin….ada ukhuwah islamiyah….ukhuwah wathoniah…persatuan dalam kebangaan..harus bibentuk komisi indenpenden…selama ini hanya informasi sepihak dari POLRI…

  • kribo

    ente buta ato tuli bro…selama ini yg emangnya teroris itu dari kaum mana? sel2nya ditangkap sana sini…jgn jadi fanatik yg bodoh, liat realitasnya dong…suka apa tak suka itulah kenyataannya.