Sunday, 25 August 2019

Home Industri Miras Oplosan Digerebek

Selasa, 7 Januari 2014 — 21:15 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SURABAYA (Pos Kota) – Belasan nyawa melayang akibat minum miras oplosan di Mojokerto membuat Polres Jombang siaga. Mereka kemudian menggelar razia produsen minuman haram tersebut. Walhasil, polisi menggerebek home industri miras (minuman keras) oplosan di Desa Sambongdukuh, Jombang Kota, Selasa (7/1).

Saat penggerebekan polisi menangkap pemilik home industri, Saifudin Zuhri,46, beserta barang bukti berupa puluhan miras yang dikemas dalam botol air mineral. Selain itu, disita sejumlah galon berisi miras jenis arak Jawa yang dicampur dengan buah-buahan seperti jambu, melon, serta manggis. Pemilik mengaku, sengaja mencampur miras tersebut untuk menambah aroma serta menambah kadar alkohol akibat fragmentasi buah.

Kapolsekta Jombang, AKP Tunggul Yahman menjelaskan, penggerebekan home industri miras itu berawal dari adanya informasi masyarakat. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan. Polisi pun mengantongi data bahwa seorang warga Sambongdukuh bernama Saifuddin memproduksi oplosan. Tidak menunggu waktu lama, korsp berseragan cokelat ini langsung menggerebek.

Awalnya, Saifudin mengelak tudingan petugas, namun saat dilakukan penggeledahan pelaku tidak bisa berkutik. Pasalnya, petugas berhasil menemukan puluhan botol miras yang disimpan di dalam salah satu ruangan. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti digelandang ke mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Barang bukti yang diamankan meliputi 63 botol ukuran 1,5 liter berisi arak Jawa, 12 botol ukuran 1,5 liter berisi baceman (arak dicampur buah-buahan), 6 galon berisi baceman, satu timba berisi baceman, serta satu jerigen ukuran 30 liter baceman. “Pemilik home industri dan seluruh barang tersebut kita bawa ke mapolres,” kata Tunggul.

Kepada  petugas, Saifudin mengaku melakukan praktik pembuatan minuman oplosan itu sudah satu tahun lebih. Ia mendapatkan arak dari Tuban, setelah itu cairan haram itu dicampur dengan buah-buahan untuk fragmentasi. Setelah jadi, minuman oplosan itu ia kirim ke luar kota seperti, Jombang, Nganjuk, serta Mojokerto. (nurqomar/yo)