Saturday, 24 August 2019

RAPBD Pemprov DKI Rp 70 Triliun

Selasa, 7 Januari 2014 — 0:51 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Pemprov DKI Jakarta dan DPRD sepakat menambah alokasi pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014. Jika sebelumnya dipatok sebesar Rp69,5 triliun, kini membengkak menjadi Rp72 triliun.

Penambahan anggaran ini diperoleh dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2013 di APBD Penetapan. Hal ini inilah yang dikatakan Wakil Gubernur Ahok sebagai salah satu penyebab molornya pengesahan RAPBD 2014.

Kendati molor, Ahok tidak mempermasalahkan. Mengingat jumlah alokasi anggaran bertambah. “Dari pertemuan dengan Ketua DPRD, kita sepakat akan memanfaatkan SiLPA yang ada. Bukan nanti di perubahan tapi di APBD Penetapan ini. Dengan demikian, APBD kita ini akan Rp72 triliun,” ujar Ahok di Balaikota, Senin (6/1).

LEBIH RP30 TRILIUN

Berdasarkan penyerapan anggaran tahun 2013 yang hanya mencapai Rp42 triliun atau 84,5 persen dari total APBD 2013 sebesar Rp50,1 triliun, Ahok memprediksikan penyerapan anggaran tahun ini tidak akan jauh dari angka Rp42 triliun.

Dengan demikian, pemprov akan memiliki kelebihan anggaran sebesar Rp30 triliun. Dengan kelebihan anggaran sebesar itu, pihaknya bebas melakukan kegiatan pembangunan apa saja bagi warga dan Kota Jakarta.

“Kan penyerapan tahun 2013 hanya Rp42 triliun, nah sekarang RAPBD kita sampai Rp72 triliun. Kalau sistem e-budgeting betul, berarti akan kelebihan Rp30 triliun. Kita bisa lakukan apa saja. Ketua DPRD setuju,” ujarnya.

Kelebihan anggaran tersebut juga akan digunakan untuk membebaskan tanah untuk penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta serta pembangunan perumahan yang sangat dibutuhkan warga tidak mampu. (guruh)