Friday, 20 September 2019

Bocah Tenggelam Tiga Hari Ditemukan Tewas

Jumat, 17 Januari 2014 — 15:35 WIB

KARAWANG (Pos Kota) – Setelah tiga hari dilakukan pencarian Tim SAR, bocah malang,  Ajrul Muhamad Ajruloh bin Dede, 8, warga Kampung Pengasinan Kelurahan Nagasari, Karawang Barat, yang tenggelam sejak Rabu (15/1) petang di Sungai Citarum, Jum’at (17/1) sore mayatnya ditemukan di Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok.

Korban Ajrul Muhammad siswa kelas dua SDN Nagasari, Karawang, Rabu (15/1) petang sekitar puul 16:30, bermain dengan rekannya di tepi Sungai Citarum yang saat ini debit airnya sedang tinggi.

Menurut rekannya, ketika korban sedang lari-larian lalu terpeleset langsung kecebur ke sungai. Sejak Rabu petang warga membantu tim SAR mencari korban, namun tidak juga ketemu. Hingga akhirnya kerja keras petugas membuahkan hasil, Jum’at pukul 14:00, mayatnya ditemukan terapung di tepi sungai di Kampung Pengasinan.

Saat itu Tim SAR bersama warga setempat, dengan peralatan seadanya serta menggunakan perahu motor menyusuri sungai dari mulai lokasi lenyapnya tubuh korban sampai ke hilir sekitar Tanjungpura  sampai wilayah ke Rengasdengklok. Tim SAR Tagana dan dari Batalyon 305 Kosrad Telukjambe serta warga setempat menyusuri aliran sungai tersebut.

Ketika petugas Tim SAR menyusuri tepi sungai di Desa Karyasari, petugas melihat tubuh bocah malang ini terapung di tepi sungai. Karena lokasinya berada di tepi sebelah kiri Sungai Citarum masuk wilayah Pebayuran, Kabupaten Bekasi, sehingga korban sempat dibawa ke Mapolsek Pebayuran, selanjutnya mayatnya  dibawa ke rumah duka di Kampung Pengasinan, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Karawang.

ANAK YATIM

Korban Ajrul Muhamad, sejak kecil ditinggal ayahnya karena meninggal dunia. Korban sejak masih TK, dirawat Teti, 39, bibinya, karena ibu korban sejak suaminya meninggal, dia menjadi TKW di Arab Saudi. (nourkinan/yo)