Sunday, 18 November 2018

16 RW Terendam Banjir

3000 Warga Tegal Alur Masih Mengungsi

Minggu, 19 Januari 2014 — 10:52 WIB
dapur-umum

KALIDERES (Pos Kota) – Sudah empat hari banjir mengenangi 16 RW di wilayah Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) hingga ketinggian 1 meter lebih. Sebanyak 3.000 warga terpaksa mengungsi di masjid, puskesmas, sekolah dan juga tenda-tenda.

Dari pantauan di lokasi, Minggu (19/1) hampir semua wilayah di kelurahan tersebut tergenang, termasuk di jalan sehingga sangat mengganggu akses dalam pendistribusian bantuan. “Soal logistik bagi pengungsi tidak ada masalah, kendalanya distribusinya terpaksa pakai perahu,” kata Lurah Tegal Alur, Anik Sulastri.

Dikatakan, sebanyak 3000 warga yang mengungsi ditempatkan di masjid, sekolah, puskesmas dan tenda yang berada di lokasi tinggi. “Air sejak semalam naik lagi, sehingga dilakukan evakuasi warga hingga subuh,” ucap Anik.

Ardi, warga RW 11 mengaku soal bantuan makanan tidak ada masalah, namun warga membutuhkan air bersih. Karena sejak banjir aliran listrik mati, sehingga tidak bisa mendapatkan air bersih. “Bingung mau buat mandi, terpaksa deh nga mandi,” ujarnya.(tarta)

dapur-umumTeks : Dapur Umum di lokasi pengungsian di Masjid Nurul Hidayah RT 08/02 Tegal Alur. (tarta)