Sunday, 23 September 2018

Gedung SMAN 8 Bukit Duri Kembali Kebanjiran

Kamis, 30 Januari 2014 — 12:52 WIB
Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

TEBET (Pos Kota) – Untuk keenam kalinya gedung SMAN 8 Bukit Duri, Jakarta Selatan diterjang air bah, Kamis (30/1).
Kiriman air bah dari Katulampa, Bogor membuat Kali Ciliwung meluap dan menggenangi kawasan Bukit Duri dan sekitarnya. Termasuk SMA 8 dengan ketinggian air sekitar 130 cm.

Menjadi langganan banjir, aktivitas belajar mengajar di sekolah unggulan ini dialihkan ke gedung Pusdiklat di Kuningan, Setiabudi.

“Hampir dua pekan lebih, siswa belajar dengan menumpang di gedung Pusdiklat DKI di Kuningan,” kata Desi Purnama K, Humas SMAN 8.

Sekolah ini memiliki 1.056 siswa, diantaranya 357 siswa kelas XII. Adapun gedung Pusdiklat hanya ada 20 ruang meliputi 19 ruang kelas dan satu ruang guru dan TU.

Menyiasati keterbatasan ruangan, sekolah ini menerapkan dua shift untuk jam belajar. Shift pertama: pukul 06.30-12.00 untuk seluruh siswa kelas XII dan sebagian kelas XI. Selanjutnya pukul 12.30-17.00 untuk siswa kelas X dan sebagian kelas XI.

Selain itu durasi waktu belajar juga berkurang. Jika saat normal, satu jam pelajaran dengan waktu 50 menit. Sekarang saat mengungsi, jam belajar dipersingkat menjadi 30 menit.

(rachmi/sir)

Banjir-sma-8Teks Gbr- Luapan Kali Ciliwung kembali menghantam SMAN 8 Bukit Duri, Jaksel, Kamis (30/1). (rachmi)