Saturday, 17 November 2018

Akibat Banjir 240 Ribu Hektar Lahan Pertanian Rusak

Selasa, 4 Februari 2014 — 13:35 WIB
lahan

JAKARTA (Pos Kota) – Menteri Pertanian Suswono menyatakan, hujan deras yang mengguyur beberapa waktu belakangan telah merusak sekitar 240 ribu hektar lahan pertanian. Dari jumlah tersebut kerusakan  terbesar dialami lahan pertanian tanaman pangan yakni sekitar 236 ribu hektar.

“Lahan pertanian yang rusak tersebut tersebar di 15 propinsi,” katanya, kemarin. Menurut Suswono,  lahan pertanian tanaman pangan yang mengalami kerusakan terbesar adalah persawahan padi. Pertanaman padi yang rusak mencapai 235.543 hektar dan 39.801 hektar di antaranya  gagal panen.

Selain padi, sawah lahan pertanian tanaman pangan yang juga mengalami kerusakan cukup banyak adalah kedelai yang kerusakannya mencapai 1.303 hektar. Bahkan  306 hektar tanaman di antaranya gagal panen. Jagung pun mengalami nasib yang tidak jauh berbeda yakni sekitar 1.696 hektar  lahan terendam bajir. Akibatnya sekitar  438 hektar tanaman tersebut gagal panen.

Tanaman pangan yang juga mengalami kerusakan akibat banjir di antaranya adalah tanaman hortikultura dan perkebunan.Untuk tanaman hortikultura yang mengalami kerusakan akibat banjir adalah sekitar 634 hektar dan lahan perkebunan sekitar 3.194 hektar.

Rusaknya tanaman hortikultura diakui Suswono sempat membuat harga sejumlah sayur mayur sempat mengalami kenaikan. Selain pasokan yang berkurang distribusi juga terganggu akibat rusaknya infrstruktur. (faisal/yo)