Saturday, 22 September 2018

Tempat Pembuangan Sampah Sementara Jadi Kendala di Jaktim

Kamis, 6 Februari 2014 — 0:08 WIB
uangsam52

JATINEGARA (Pos Kota) – Selain masalah perilaku, sarana dan prasarana tempat pembuangan sampah sementara menjadi kendala dalam penataan kawasan. Hal ini juga ditemui saat menata kawasan di Kampung Deret di Jakarta Timur.

Sumardiyono, Ketua RW 02 Cipinang Besar Selatan, mengatakan tempat pembuangan sampah sementara menjadi kendala bagi warga di wilayahnya. Kondisi ini menyebabkan banyak warga yang memanfaatkan lahan kosong untuk pembuangan sampah sementara.“Sebanyak 15 RT di wilayah kami tidak memiliki bak sampah sementara,” katanya.

Warga lain mengatakan akibat kurangnya prasarana ini menjadikan ada warga yang nekat membakar sampahnya, atau bahkan membuang sampah ke Kali Cipinang. “Padahal segala upaya telah ditempuh agar wilayahnya segera dibuat TPS,” katanya. “Warga sudah capek mengajukan ke kelurahan, kecamatan bahkan setiap musrembang tapi tak ada hasilnya juga.”

Sumardiyono juga mengharapkan adanya program kampung deret di RT 09, 10 dan 11 maka pengadaan bak sampah maupun pembangunan TPS akan terlaksana. “Harapannya bak sampah maupun TPS terbangun,” katanya.

Camat Jatinegara, Syofian Taher mengatakan kendala di RW 02 karena wilayah tersebut tidak terdapat lahan kosong untuk pembangunan TPS. “Semoga dengan adanya program kampung deret warga ada yang bersedia memberikan lahannya untuk dijadikan TPS,” katanya.

Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto, menanggapi bahwa masalah bak sampah maupun sarana lain dalam Kampung Deret sudah pasti telah difikirkan. Hanya saja secara bertahap nanti akan tertata dan muncul karena untuk menciptakan lingkungan yang layak dan sehat. (chotim)

Teks: Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto saat memantau pembangunan Kampung Deret di Cipinang Besar Selatan. (chotim)