Friday, 16 November 2018

SMAN 9 Tangsel Jadi Pusat Edukasi Lingkungan

Senin, 10 Februari 2014 — 21:19 WIB
sma9

CIPUTAT (Pos Kota) – Pelajar dan siswa SMAN 9 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sambut gembira penunjukan lingkungan tempat belajar dan mengajarnya dijadikan proyek percontohan untuk Pusat Edukasi  lingkungan atau Green Stanzel dari Kementerian Lingkungan Hidup.

“Jelas kami bangga jika lingkungan sekolah kami dijadikan proyek percontohan untuk kegiatan lingkungan hidup bagi tingkat sekolah khususnya SMA,” kata Novei, siswa kelas 8 SMA N 9, Ciputat, Kota Tangsel, Senin (10/2).

Menurut dia, semua siswa terlibat dalam penangganan lingkungan sekitar mulai masalah sampah buangan hingga penghijauan. Bahkan, kegiatan yang nyata adalah mengumpulkan sampah buangan yang kemudian dikumpulkan dan dijual ke pengepul serta hasilnya untuk membantu teman lain yang kesulitan biaya sekolah.

Hal senada dikatakan Kepala Sekolah SMA N 9, A. Nana Mahmur, yang mengatakan kegiatan yang paling banyak adalah membiasakan memilah sampah saat membuang sampah sehingga mudah di olah nantinya. “Bahkan barang bekas atau sampah yang masih bisa dipakai dijual ke pengepul dan hasil jualnya untuk membantu siswa tak mampu di sekolah ini,” ujarnya yang mengaku sudah dilakukan selama empat tahun ini.

Sementara itu, Staf Asisten Departemen Pengolahan Sampah Deputi IV Kementerian Lingkungan Hidup, Ujang Solihin S, mengatakan program ini menjadi pilot proyek untuk kegiatan lingkungan di seluruh sekolah.

Terlebih SMAN 9 Kota Tangsel merupakan salah satu sekolah yang meraih perlombaan adiwiyata nasional serta adiwiyata mandiri karena kegiatannya yaitu sekolah berbudaya lingkungan hidup (SBLH). “Yang jelas kegiatan ini langkah nyata dalam peduli terhadap sampah dan lingkungan yang memberikan pendidikan sejak usia dini peduli lingkungan,” tuturnya. (anton/yo)